Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo dari Alumni Muda UPI, ITB, dan UNPAD yang tergabung dalam Ganjartivity menggelar kegiatan Ngadawuh Ganjar (Ngajar) yaitu diskusi bersama petani dan warga terkait budi daya anggur, di Mahoni Leisure, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi, Jawa Barat.
Ketua Ganjartivity Dicky Fauzia Rahman mengatakan, diskusi kali ini dilakukan untuk merangkul sekaligus mengedukasi cara penanaman anggur.
“Kami mengedukasi bagaimana cara menanam anggur kepada warga dan berbicara langsung dengan petani anggur. Selain mengedukasi cara penanam, cara menjualnya juga, dan diberi pengertian bahwa sebenarnya anggur yang ditanam di lahan rumah juga bisa tumbuh baik jika benar caranya,” tutur Dicky, ditulis Senin (27/11/2023).
Dicky menyebut antusias dari para peserta menyambut kegiatan ini sangat tinggi. Bahkan, banyak peserta yang bertanya langsung dengan narasumber yang telah dihadirkan.
“Alhamdulillah antusiasnya tinggi, banyak yang tertarik untuk mempraktikkan apa yang sudah dijelaskan materinya dari narasumber. Mereka juga menanyakan sangat detail terhadap narasumber,” jelasnya.
Sementara, salah satu narasumber sekaligus Sekretaris Bidang DPP Asosiasi Petani Anggur Indonesia (ASPAI) Teddy Jukardi Adam mengaku senang dengan adanya kegiatan yang dilakukan Ganjartivity.
Menurutnya, antusias masyarakat sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan sekaligus untuk mengembangkan budi daya anggur.
“Prospek anggur ini bagus sekali. Selain untuk dikonsumsi sendiri, bisa memperbaiki ekonomi keluarga, karena harganya juga cukup tinggi, dapat ditaman di lahan rumah sehingga tidak sulit,” kata Teddy.
“Karena untuk anggur sendiri belum tersosialisasi dengan baik maka dengan adanya kegiatan ini semoga bisa berlanjut ke depannya,” pungkasnya.
Baca Juga: Petani Tebu Bersatu Gotong Royong Membuat Embung Air Bagi Warga di Garut
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April
-
WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit
-
Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini
-
Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global
-
Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah
-
Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi
-
Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta
-
ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM