Agar masyarakat semakin tertarik menggunakan kendaraan listrik, PLN memiliki promo bagi pelanggan sampai dengan akhir tahun ini, diantaranya promo pemasangan home charging services gratis dan diskon tarif sebesar 30 persen untuk pengisian daya mobil listrik pada pukul 22.00 - 05.00.
Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesale kendaraan listrik periode Januari hingga Oktober 2023 mencapai 11.900 unit. Jumlah ini mengalami peningkatan hingga 99,8 persen dibandingkan tahun 2022 sebanyak 5.900 unit.
PLN Gunakan Kendaraan Dinas dan Operasional Listrik
Tak cuma mendukung naiknya jumlah kendaraan listrik milik masyarakat secara umum, PLN juga telah menerapkan penggunaan kendaraan listrik, baik kendaraan dinas maupun operasional. Tercatat lebih kurang 325 mobil listrik dan 1.500 motor listrik sudah digunakan oleh internal PLN di seluruh Indonesia.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto mengatakan, penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas dan operasional merupakan komitmen persero dalam mendukung transisi energi dari kendaraan berbasis bahan bakar fosil ke listrik. Seluruh direksi PLN juga sudah menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas.
“PLN juga memberikan kemudahan kepada pegawai yang ingin melakukan konversi kendaraan motor BBM menjadi motor listrik,” kata Gregorius.
Sebagai upaya mendukung ekosistem kendaraan listrik, PLN juga memberikan kemudahan izin membangun SPKLU. Proses mengurus izin membangun SPKLU ini melibatkan 3 kementerian atau lembaga, yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Standarisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK), dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Pada praktiknya, KLHK akan membantu menyiapkan sistem persetujuan lingkungan AMDALNET dan standar form UKL UPL, kemudian BKPM menyediakan OSS-RBA, ESDM tentang kebijakan energi listrik yang dirilis beberapa waktu lalu. Dengan proses tersebut, maka dalam waktu singkat, izin sudah bisa berada di tangan pengusaha.
Menanggapi kolaborasi beberapa lembaga tersebut, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti menyatakan, pihaknya menyambut baik upaya memassalkan kendaraan listrik di Indonesia, sehingga ekosistem insfrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) akan semakin berkembang dan menjamur.
Baca Juga: Suzuki Tak Menutup Peluang Hadirkan Kendaraan Listrik di Segmen Komersial
Berita Terkait
-
Hadir di COP 28 Dubai, PT PLN (Persero) Kemukakan Transisi Energi Menuju NZE 2060 Termasuk Infrastruktur EV Indonesia
-
PLN IP Buktikan Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Tahunannya
-
Perkuat Bisnis, PLN Group Gandeng 4 Startup
-
PLN Indonesia Power Terapkan Core Values AKHLAK, Raih Sertifikasi Great Place to Work
-
Ada Dua Opsi Sumber Tenaga Penggerak Mobil Listrik, PLN Sebarkan 21 Unit Green Hydrogen Plant
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara
-
Tangerang Geser Jaksel Jadi Incaran Baru Pencari Rumah
-
Emiten Ini Ramai-Ramai Serbu BEI Usai Ditendang Indeks Global
-
Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti
-
Perhatian Pak Purbaya! Rupiah Bisa Bikin Subsidi BBM Bengkak
-
Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen