Suara.com - Sebagian orang Indonesia ternyata sangat suka berhutang, hal ini terungkap usai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, sebagian masyarakat dalam negeri terlibat dalam peminjaman melalui platform pinjaman online ilegal, yang dapat mencapai hingga 40 aplikasi dalam sehari.
Dengan jumlah pinjaman yang begitu besar, menurut Ketua Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti), Sarjito, menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia masih sangat tertarik dengan pinjol ilegal.
"Ada orang pinjam di pinjol ilegal sampai 40 aplikasi at the same day, at the same time, karena mereka tidak saling berhubungan, tidak ada SLIK, tidak ada OJK checking, tidak ada juga Pusdafil seperti pinjol berizin,” kata Sarjito pada Selasa (12/12/2023) lalu.
Menurutnya, persoalan ini tidak hanya terkait dengan tingkat literasi keuangan yang rendah, Sarjito menegaskan bahwa masih adanya pinjol ilegal di masyarakat sebagian besar disebabkan oleh faktor lain.
Ia beranggapan, jika seseorang tahu atau seharusnya menyadari bahwa mereka tidak mampu membayar, tetapi tetap meminjam di 40 aplikasi pinjol ilegal, itu menunjukkan ketidakpedulian atau kurangnya literasi keuangan.
Hingga saat ini, Google dan Meta telah memblokir 17 aplikasi yang mengiklankan hal-hal yang dapat mencuri data pribadi masyarakat, beberapa di antaranya sudah masuk ke Indonesia.
Mereka berencana mengundang kedua perusahaan tersebut untuk memastikan bahwa pelaku-pelaku ini tidak dapat mengiklankan hal tersebut lagi.
Berdasarkan data OJK, Satgas Pasti telah berhasil menghentikan atau memblokir sebanyak 6.055 pinjol ilegal sejak 2017 hingga November 2023.
Selain itu, investasi ilegal yang telah dihentikan mencapai 1.196, dan 251 gadai ilegal. Jumlah keseluruhan entitas keuangan ilegal yang dihentikan oleh Satgas Pasti sejak 2017 hingga November 2023 mencapai 7.502, yang terus meningkat dari tahun ke tahun meskipun sempat turun pada 2022 dengan pemblokiran 698 pinjol ilegal.
Baca Juga: Dua Bulan IPO Saham BREN Bisa Kuasai Kapitalisar Pasar BEI, Kini Dicurigai
Berita Terkait
-
Jelang Akhir Tahun Penipuan Berkedok Pinjol Marak, OJK Ingatkan Hal Ini
-
Marak Korban Pinjol, OJK Luncurkan Peta Jalan Perlindungan Konsumen
-
Daftar Jenis Pinjaman BRI Terbaru Desember 2023, Apa Saja?
-
Cara UMKM Ajukan Pinjaman KUR BRI Terupdate Desember 2023, Mudah dan Cepat!
-
Dua Bulan IPO Saham BREN Bisa Kuasai Kapitalisar Pasar BEI, Kini Dicurigai
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Investasi Blockchain Mulai Dikenalkan ke Mahasiswa
-
Masih Genggam Sedikit, Kapan Danantara Tambah Porsi Saham GOTO?
-
Botol Plastik Kini Bisa Ditukar BBG untuk Bajaj Gas
-
OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional
-
Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?
-
Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905
-
Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban
-
OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?
-
Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta
-
Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG