Suara.com - Abdul Gani Kasuba harus ditangkap oleh KPK karena diduga terjerat kasus korupsi. Gubernur Maluku Utara ini ditangkap di sebuah hotel di daerah Jakarta Selatan pada hari Senin, 18 Desember 2023 lalu.
Kasus yang menjeratnya sendiri adalah dugaan suap jual-beli jabatan dan proyek pengadaan barang dan jasa. Proses interogasi masih terus berlanjut guna mendapatkan informasi dan keterangan terkait dugaan kasus tersebut.
Abdul Gani Kasuba diketahui adalah seorang putra daerah Halmahera Selatan, Maluku Utara. Ia lahir pada 21 Desember 1951, dan menghabiskan masa kecilnya di Palu, Sulawesi Tengah.
Untuk pendidikannya sendiri, namanya tercatat sebagai siswa di Yayasan Al-Khairat yang berada di Palu. Ia bersekolah di yayasan ini hingga jenjang SMA, dan melanjutkan studi di pendidikan tinggi Fakultas Dakwah Universitas Islam Madinah.
Selepas masa pendidikannya, Abdul Gani Kasuba kembali ke Yayasan Al-Khairat dan menjabat sebagai Kepala Inspeksi. Perhatiannya pada bidang pendidikan juga ditunjukkan dengan pendirian beberapa sekolah di daerah Maluku Utara Hingga Papua.
Tahun 2004 menjadi awal karir politiknya bersama PKS. Di tahun yang sama, dirinya terpilih sebagai anggota DPR RI, dan setelah setahun ia maju sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara mendampingi Thaib Armaiyn. Di tahun 2013 ia naik menjadi Gubernur Maluku Utara, dan menjabat hingga saat ini.
Sepak Terjang dan Karir
Untuk pengalaman dan karirnya sendiri, dilansir dari berbagai sumber, adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Lewat Saksi Ini, KPK Usut Dugaan Eddy Hiariej Bisa Urus Kasus
- 1976, sebagai Sekretaris Persatuan Pelajar Mahasiswa Madinah
- 1983, sebagai Kepala Inspeksi Al-Khairat Maluku Utara-Irian Jaya
- 1994, sebagai Wakil Ketua Majelis Ulama Provinsi Maluku Utara
- 2004, sebagai Anggota DPR-RI dari PKS
- 2008, sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara
- 2014, sebagai Gubernur Maluku Utara
Dirinya juga pernah menjadi Ketua PKS Provinsi Maluku Utara, dan Ketua Badan Pembina Umat PKS Provinsi Maluku Utara. Jadi jelas, statusnya sebagai kader dari Partai Keadilan Sosial benar-benar telah menempel pada dirinya.
Taksiran Kekayaan Abdul Gani Kasuba
Abdul Gani Kasuba telah melaporkan kekayaan yang dimilikinya pada sistem LHKPN. Tercatat, harta yang dilaporkannya adalah Rp6,4 miliar, berupa tanah dan bangunan, kendaraan mobil, kas dan setara kas, serta tidak tercatat memiliki utang.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Pernah Ucap Sumpah Jabatan di Bawah Alquran, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba Kini Terjaring OTT KPK
-
OTT Pejabat Pemerintah di Malut, KPK: Terkait Jual Beli Jabatan dan Pengadaan Barang-Jasa
-
BREAKING NEWS: KPK OTT di Maluku Utara, Tangkap Pejabat Pemerintah?
-
Capai Triliunan Rupiah! KPK Tunggu Laporan PPATK soal Dana Kampanye Diduga Hasil Korupsi
-
Lewat Saksi Ini, KPK Usut Dugaan Eddy Hiariej Bisa Urus Kasus
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ada Aturan Baru Bansos, Begini Cara Update Desil Agar Tetap Terima Bantuan
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan