Suara.com - PT Pertamina EP (PEP) menyampaikan bahwa mereka menemukan sumber cadangan minyak. Adapun sumber cadangan minyak yang baru ditemukan tersebut berada di Bekasi, Jawa Barat. Nah, berikut ini fakta cadangan minyak di Tambun Bekasi.
Sebelumnya diberitakan bahwa telah ditemukan cadangan minyak baru pada Senin (18/12/2023) di kawasan Tambun, Bekasi. Tepatnya di sumur East Pondok Aren (EPN)-001 wilayah kerja PEP Tambun Field Bekasi. Temuan cadangan minyak baru ini pun menjadi kabar menggembirakan bagi Pertamina.
Selain di Bekasi, diketahui bahwa cadangan minyak baru juga ditemukan di kawasan Indramayu. Nah untuk selengkapnya, berikut ini fakta cadangan minyak di Tambun Bekasi dan Indramayu yang dilansir dari berbagai sumber.
1. 10 juta barel
Pertamina Hulu Energi (PHE) menyampaikan bahwa ada potensi cadangan minyak baru sekitar 10 juta barel di Tambun, Bekasi. Adapun cadangan minyak terbaru tersebut disebut sebagai East Pondok Aren (EPN-001).
2. Pengamatan dari Agustus 2023
East Pondok Aren (EPN) yang terletak di lahan mature Pertamina EP ini sebelumnya sudah dilakukan pengamatan dari Agustus 2023.
Adapun saat ini proses discovery dari DST (Drill Stem Test) 2 masih on-progress dengan cadangan minyak hingga 92,79 juta barel untuk DST 3.
3. Bagian Penting Program Pemerintah
Baca Juga: Geger! Pertamina Temukan Cadangan Minyak Baru di Jatibarang dan Tambun Bekasi
Temuan cadangan minyak terbaru tersebut jadi bagian penting program pemerintah dalam sektor energi nasional guna capai target produksi gas per harii sebanyak 12 miliar standar kaki kubik.
Selain itu program ini juga untuk capai produksi minyak sejuta barel per hari di tahun 2030.
4. Ditemukan Cadangan Minyak Lainnya
Selain di Bekasi, cadangan minyak baru juga ditemukan di Indramayu, Jawa Barat. Adapun cadangan minyak terbaru di Indramayu ini dinamakan East Akasia Cinta (EAC)-001 wilayah kerja PEP Jatibarang Field, Indramayu.
5. Menghasilkan 30 barel
Lewat Uji Alir Produksi, EAC-001 Indramayu ini diketahui dapat menghasilkan hingga 30 Barel dan gas hingga 2,08 Million Standard Cubic Feet per Day serta kondensat setara dengan 15,05 Barrel of Condensat Per Day. Pengeboran ini tercatat menyentuh kedalaman akhir pada 2520 mMD.
Berita Terkait
-
Geger! Pertamina Temukan Cadangan Minyak Baru di Jatibarang dan Tambun Bekasi
-
Pertamina Hulu Rokan Awali Tahun Ini dengan Temuan Cadangan Minyak Ribuan Barel
-
SKK Migas Temukan Cadangan Minyak Baru di Muara Enim, Kandungan 1.983 Barel per Hari
-
Pertamina EP Temukan Cadangan Minyak di Penukal Abab Lematang Ilir
-
Cadangan Minyak Nasional Hanya Tersisa 9,5 Tahun Lagi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Profil PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan Pemilik Sahamnya
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi