Suara.com - Isu politik dinasti semakin mencuat dalam pemberitaan, terutama karena pada kenyataannya, sejumlah kepala daerah di Indonesia masih memiliki keterkaitan kekerabatan dengan figur sebelumnya. Ada beberapa daerah, baik provinsi, kota atau kabupaten di Indonesia di mana kepala daerahnya secara bergantian diisi oleh anggota keluarga.
Berbagai daerah tersebut dapat diidentifikasi melalui informasi selengkapnya yang terdapat dalam artikel ini. Walaupun kemungkinan beberapa di antaranya kini tidak lagi dipegang oleh kerabat dari penguasa sebelumnya, namun pada suatu waktu, kota dan kabupaten-kabupaten tersebut pernah dipimpin oleh individu yang memiliki hubungan keluarga atau kekerabatan.
Kota Tangerang dan Kabupaten Serang
Kota Tangerang dan Kabupaten Serang pernah dipimpin oleh orang-orang yang masih satu keluarga. Pada periode 2011 hingga 2016, Kota Tangerang dipimpin oleh Airin Rachmi Diany, dan Kabupaten Serang dipimpin oleh Ratu Tatu Chasanah di tahun 2010 hingga 2015 sebagai Wakil Bupatinya.
Keduanya masih saudara dari Ratu Atut Chosiyah, yang menjabat sebagai Gubernur Banten dari Partai Golongan Karya. Hubungan kekerabatannya mertua dari Airin Rachmi Diany, dan kakak dari Wakil Bupati Kabupaten Serang.
Kekayaan Airin Rachmi Diany sendiri tercatat sebesar Rp24,4 M, sedangkan Ratu Tatu Chasanah adalah Rp46,3 M.
Kabupaten Gowa
Jabatan Bupati Gowa periode 2005 hingga 2015 diisi oleh Ichsan Yasin Limpo, yang diusung Partai Golkar. Tentu nama ini tidak terasa asing, karena Syahrul Yasin Limpo pernah menjabat Gubernur Sulawesi Selatan pada 2007 hingga 2017, dan Ichsan adalah kakaknya.
Tidak hanya itu, kerabat mereka pernah dimajukan sebagai Bupati Gowa, yakni Tenri Olle Yasin Limpo dan Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo. Harta kekayaan Ichsan Yasin Limpo tercatat di LHKPN 2018 adalah lebih dari Rp20 M.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan Ade Armando, Lulusan UI Blunder Singgung Politik Dinasti di DIY
Kabupaten Minahasa
Ivan Sarundajang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Minahasa periode 2013 hingga 2018 lalu. Namanya sendiri ternyata tercatat sebagai anak dari Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang. Kekayaan Ivan Sarundajang pernah tercatat di angka Rp14,44 M.
Kabupaten Lampung Selatan
Pernah dikepalai oleh Rycko Menoza, ia merupakan anak dari Gubernur Lampung, Sjachroedin Z.P. yang diusung oleh Partai PDI Perjuangan. Kekayaannya tercatat sebesar hamir Rp51 M, dan US$20,000.
Kabupaten Muaro Jambi
Wakil bupatinya adalah Kemas Muhammad, yang merupakan menantu dari Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin. Kemas Muhammad sendiri menjabat sebagai Wakil Bupati Muaro Jambi pada tahun 2013 hingga 2018 lalu.
Berita Terkait
-
AMIN Teken 13 Pakta Integritas Ijtima Ulama, TPN Ganjar-Mahfud: Sudah Tak Laku, Lebih Khawatir Politik Dinasti
-
Tolak Politik Dinasti, Puisi Wiji Thukul Menggema Di Mimbar Demokrasi Universitas Mulawarman Samarinda
-
Ade Armando Koar-koar soal Dinastik Politik DIY, Ganjar Pranowo: Kita Belajar Saja Saling Menghormati
-
Heboh Soal Politik Dinasti, Ini Alasan Kenapa Yogyakarta Diizinkan Bersistem Kerajaan
-
Riwayat Pendidikan Ade Armando, Lulusan UI Blunder Singgung Politik Dinasti di DIY
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol