Suara.com - Dalam rangka memperkuat ekosistem Ethereum di Indonesia, PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU, platform jual beli dan investasi aset crypto mensponsori event bertajuk “Halo Ethereum” yang diselenggarakan di tiga universitas antara lain, Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS), Universitas Sumatera Utara (USU), dan Institut Pariwisata Trisakti.
“Aplikasi PINTU menjadi exchange pertama di Indonesia yang mendapat dukungan sponsor dari Devcon untuk menyelenggarakan Halo Ethereum, yaitu sebuah rangkaian event dari pertemuan komunitas Ethereum yang terbuka bagi developer, enthusiast, dan siapa saja yang ingin mengetahui lebih dalam dan berbagi insight tentang ekosistem Ethereum. Event ini merupakan salah satu rangkaian dari Road to Devcon Ethereum 2024 yang akan diselenggarakan di Asia Tenggara,” kata Head of Community PINTU Jonathan Hartono ditulis Kamis (28/12/2023).
Dilansir dari devcon.org, Devcon adalah Konferensi Ethereum untuk pengembang, peneliti, hingga periset. Devcon membawa misi untuk mendorong tanpa batas melalui protokol terdesentralisasi. Adapun Devcon mengumumkan akan menyelenggarakan Devcon ke-7 yang akan berlokasi di Asia Tenggara sebagai tujuan mendukung pertumbuhan Ethereum di wilayah tersebut.
“Rangkaian Halo Ethereum ini kami buka di Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya dengan menghadirkan tiga pembicara di antaranya Prof. Nota yang membahas tentang fundamental Ethereum hingga pembahasan tentang smart contract. Dua pembicara lainnya yakni Eko dari Metapool dan dua perwakilan komunitas PINTU Ivan Kwananda dan Haiqal mengupas lebih lanjut tentang non-fungible token (NFT) hingga Liquidity Staking,” ujar Jonathan.
Jonathan menambahkan, Kota kedua di Medan yang dilaksanakan di USU, fokus pembahasannya mengenai konsep dasar Ethereum, pemanfaatan smart contract untuk developer dan juga decentralized application (dApps). Kota terakhir di Jakarta yang dilaksanakan di Institut Pariwisata Trisakti menghadirkan tiga pembicara sekaligus yakni, Mario dari Parallax, GreenMan Ron dari BlockDevID, dan Ari Budi Santosa dari Pintu Academy yang membahas lebih dalam mengenai konsep dasar blockchain hingga ERC 4337 & 6551.
"Melalui rangkaian event ini, kami harap dapat meningkatkan pengetahuan tentang ekosistem Ethereum di Indonesia,” ucapnya.
Sebagai informasi, Ethereum Foundation meluncurkan Road to Devcon (RTD) Grants untuk mendukung munculnya acara-acara Ethereum baru, komunitas akar rumput, dan inisiatif pendidikan di berbagai wilayah. Asia Tenggara dipilih untuk menyelenggarakan Devcon ke tujuh karena dinilai memiliki peluang besar dan perkembangan yang pesat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Indosaku Tindak Tegas Debt Collector Nakal, Putus Kerja Sama dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Industri Asuransi Jiwa Syariah Tumbuh Double Digit, Prudential Syariah Kempit Pangsa Pasar 22 Persen
-
Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Maupun Aturan Pajak Baru Sebelum Ekonomi Membaik
-
Purbaya Bikin Aturan Baru soal Anggaran OJK, Klaim Tetap Independen
-
Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?
-
BRI Pertahankan Kinerja Solid, Laba Bersih Melesat13,7% Jadi Rp15,5 triliun di Triwulan I 2026
-
IHSG Merana, BBCA Masih Dominasi Transaksi
-
Perusahan Tambang Asal Australia Nunggak Hak Karyawan RI Rp 600 Miliar
-
Emiten TOBA Catatkan Pendapatan Naik 20,6% di Kuartal I-2026
-
Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat