Suara.com - Emiten restoran dan bar milik Wulan Guritno PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) berencana menawarkan sebanyak-banyaknya 584.775.000 saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp10 per saham dalam Penambahan Modal dengan HMETD atau biasa disebut dengan Rights Issue.
Dalam prospektus ringkas yang telah dipublikasikan, Rabu (3/1/2024) disebutkan bahwa harga pelaksanaan di benderol di level Rp150 per saham. Dengan demikian, hasil pelaksanaan HMETD, diperkirakan seluruhnya bernilai sebanyak-banyaknya Rp87.716.250.000.
Untuk rasio Rights Issue yaitu setiap pemegang 50 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang saham Perseroan pada tanggal 11 Januari 2024 pukul 16.00 WIB mempunyai 23 HMETD dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan Rp150 per saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.
Adapun HMETD ini diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan mulai tanggal 15 Januari 2024 sampai dengan tanggal 26 Januari 2024. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.
PT Delta Wibawa Bersama (DWB) selaku pemegang saham utama dan pemegang saham sebanyak 513.612.700 saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan menyatakan akan melaksanakan HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya, sesuai dengan Surat Pernyataan tanggal 15 September 2023. Kemudian, Dimas Wibowo selaku pemegang saham 179.499.400 saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan menyatakan akan melaksanakan HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya, sesuai dengan Surat Pernyataan tanggal 15 September 2023.
Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD I kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam rangka penerbitan HMETD, setelah dikurangi dengan biayabiaya Emisi yang menjadi kewajiban Perseroan, akan digunakan untuk:
1. senilai Rp23.000.000.000,- untuk melakukan pengambilalihan sebesar 4.860 saham yang mewakili 54% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh dalam GSS dengan menggunakan acuan harga pasar yang telah dinilai oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Dasa'at, Yudistira dan Rekan, sebagaimana ternyata dalam laporannya nomor 00084/2.0041-00/BS/05/0384/1/V/2023 tanggal 17 Mei 2023 yang menyatakan nilai pasar 54% (lima puluh empat persen) saham GSS per tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp21.681.936.819,-.
"Rencana akuisisi tersebut telah disetujui pada RUPSLB Perseroan pada tanggal 23 Mei 2023 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk No. 53 tanggal 23 Mei 2023, yang dibuat di hadapan Doktor Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, berkedudukan di Jakarta Selatan," tulis Manajemen LUCY.
2. senilai Rp11.000.000.000,- akan digunakan untuk melakukan pengambilalihan sebesar 5.151 saham yang mewakili 51% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh dalam KSB dengan menggunakan acuan harga pasar yang telah dinilai oleh KJPP Dasa.at, Yudistira dan Rekan, sebagaimana ternyata dalam laporannya nomor 00083/2.0041-00/BS/05/0384/1/V/2023 tanggal 17 Mei 2023 yang menyatakan nilai pasar 51% (lima puluh satu persen) saham KSB per tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp10.362.306.685,-.
Baca Juga: Saham NIPS Terancam Delisting Paksa, Grup Salim dan Boy Thohir Ikutan Kena Getahnya
"Rencana akuisisi tersebut telah disetujui pada RUPSLB Perseroan pada tanggal 23 Mei 2023 berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk No. 53 tanggal 23 Mei 2023, yang dibuat di hadapan Doktor Sugih Haryati, S.H., M.Kn., Notaris di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, berkedudukan di Jakarta Selatan," papar Manajemen LUCY.
3. Sisa dana hasil PMHMETD akan digunakan untuk pengembangan kegiatan usaha Perseroan berupa belanja modal dalam rangka pembukaan outlet-outlet antara lain di lokasi-lokasi sebagai berikut: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan/atau Bali. Periode pelaksanaan penggunaan dana untuk belanja modal diperkirakan selama tahun 2024, dengan rencana pembukaan/operasional gerai pertama yang menggunakan dana hasil dari PMHMETD I pada Semester I tahun 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM