Suara.com - Sepanjang tahun 2023, Bank Mandiri memperoleh ragam apresiasi serta pengakuan dari berbagai institusi atas keberhasilan dalam mengelola pengembangan bisnis yang positif lewat serangkaian strategi dan transformasi berkelanjutan.
Salah satunya penghargaan TOP BUMN Awards 2023 yang diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia kepada dua Direktur BUMN.
Antara lain, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi memperoleh apresiasi The Best CEO: Excellent In Strategic Leadership serta Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo sebagai The Best CFO: Excellent In Finance Transformation.
TOP BUMN Awards 2023 merupakan acara yang digelar Bisnis Indonesia Group sebagai bentuk apresiasi kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pada tahun ini, gelaran TOP BUMN Awards mengambil tajuk Competitiveness, Innovation, and Prosperity.
Adapun, apresiasi tersebut dinilai berdasarkan kinerja, gagasan, invoasi, serta transformasi bisnis perusahaan, terutama di tengah situasi ekonomi global dan domestik yang dinamis. Darmawan Junaidi, telah menahkodai Bank Mandiri sejak Oktober 2020, setelah ditunjuk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Lewat kepemimpinannya, Darmawan telah berhasil membawa Bank Mandiri mencapai pertumbuhan yang signifikan. Gambaran saja, bila merujuk laporan keuangan bulanan Bank Mandiri pada November 2023 secara bank only, perseroan telah mampu mencetak pertumbuhan kredit sebesar 13,65% secara year on year (YoY) menjadi Rp 1.046,05 triliun.
Pertumbuhan kredit ini juga diikuti dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat 6,06% YoY menjadi Rp 1.125,05 triliun. Salah satu katalis pertumbuhan DPK ini didorong oleh kenaikan dari sisi dana murah (Current Account Saving Acccount/CASA) yang naik 8,69% YoY hingga menyentuh Rp 867,37 triliun.
Kinerja yang tumbuh positif ini, salah satunya diprakarsai oleh strategi Bank Mandiri yang fokus pada penguatan ekosistem serta didukung oleh digitalisasi yang menyeluruh pada bisnis perseroan. Berkat pencapaian ini, Darmawan Junaidi juga mendapat ragam penghargaan seperti Hermawan Kartajaya Prize sebagai Marketeer of the Year 2023, Top CEO Indonesia Awards 2023 kategori The Best CEO in the Largest Asset Bank in Indonesia dari IDN Financials dan CNBC Indonesia Awards 2023 sebagai Most Influential & Adaptive Financial Leader.
“Hal ini yang membawa Bank Mandiri untuk terus melakukan transformasi berkelanjutan dan memiliki pertumbuhan yang sustain dan dapat menyampaikan kontribusi terbaik untuk Indonesia,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/1).
Selain Darmawan, Sigit Prastowo yang juga memperoleh penghargaan sebagai The Best CFO: Excellent In finance Tranformation untuk kategori Finance Transformation dari Bisnis Indonesia juga punya andil besar dalam percepatan pertumbuhan bisnis Bank Mandiri.
Sejak menjabat sebagai Direktur Keuangan di tahun 2020, Bank Mandiri telah berhasil mencapai kinerja yang solid. Tercermin dari rasio keuangan yang Bank Mandiri secara bank only di level optimal
Dari sisi profitabilitas, merujuk laporan keuangan September 2023 Bank Mandiri secara bank only mencatat Net Interest Margin (NIM) di level 5,35%, posisi ini naik 23 basis poin (bps) dibanding setahun sebelumnya. Kemudian Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) masing-masing menembus level 3,85% dan 26,34%, naik signifikan dibanding setahun sebelumnya.
Tak cuma itu, lewat penajaman transformasi digital, bank berlogo pita emas mampu menekan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) ke level 52,92% atau turun 267 bps secara YoY. Disusul Cost to Income Ratio (CIR) Bank Mandiri per September 2023 telah turun 188 bps secara tahunan ke level 33,94%.
Keberhasilan strategi Bank Mandiri ini pun mendapat pengakuan tak hanya dari dalam negeri, namun internasional. Salah satunya gelar World’s Best Bank versi Forbes 2023 sebagai Bank BUMN Nomor 1 di Indonesia, Indonesia’s Best Bank dalam perheletan Euromoney Awards for Excellence 2023 dan Asiamoney Award 2023 sebagai Best Bank for Digital Solution in Indonesia.
Sigit mengatakan, selaras dengan pertumbuhan ekonomi yang positif, pihaknya optimis kinerja Bank Mandiri akan terus tumbuh. “Lewat pemetaan bisnis yang tepat, kami yakin Bank Mandiri akan terus tumbuh dan berkembang menjadi bank yang unggul dan berdaya saing di tingkat regional maupun global,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
NCT Dream Kembali Raih Daesang, Ini Daftar Lengkap Pemenang Seoul Music Awards 2024
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Emiten Milik Arsjad Rasjid Tarik Utang Rp4,6 Triliun
-
Daftar Lengkap Pemenang KBS Drama Awards 2023, Choi Soo Jong Raih Daesang
-
15 Groundbreaking Proyek Terbaru IKN Awal Tahun 2024, Ada BCA Hingga Indogrosir
-
BRI Tetap Optimistis Tumbuh Agresif di Tengah Likuiditas yang Mengetat
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935
-
Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal
-
Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar
-
IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah
-
Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
-
Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?