Suara.com - Akun Ditjen Pajak menanggapi unggahan yang dibagikan oleh artis April Jasmine di akun TikTok pribadinya. April dan suaminya, Ustaz Solmed, baru-baru ini memperlihatkan rumah mewah mereka.
Pasangan ini berkali-kali viral dan mondar-mandir di kabar berita karena kekayaan mereka yang luar biasa. Baru-baru ini, April membagikan cuplikan dari proses syuting program di sebuah stasiun televisi.
Dalam video tersebut, ustaz Solmed dan April terlihat mengucapkan kata-kata "Kaya, kaya, kaya". Video berdurasi 14 detik tersebut diunggah oleh April sambil mengajak untuk berbisnis bersama jika ingin sukses.
"Ikutlah... mari kita berbisnis bersama-sama dengan SIN INDONESIA," tulisnya.
Unggahan tersebut menarik perhatian banyak netizen dan telah ditonton lebih dari satu juta kali. Hal yang menarik, terdapat juga komentar dari akun resmi Ditjen Pajak yang ikut 'mengisi' kolom komentar.
"Memantau kaya," tulis akun @ditjenpajakri.
Netizen kemudian membanjiri kolom komentar dari akun Ditjen Pajak dengan memberikan dukungan untuk melakukan audit keuangan keluarga Ustaz Solmed.
Sejumlah warganet lantas meminta agar Ditjen Pajak melakukan audit terhadap kekayaan Ustaz Solmed dan istrinya tersebut.
Hal ini agar memastikan bahwa kekayaan tersebut tidak berasal dari usaha terlarang atau yang merugikan. Selain itu, beberapa netizen lainnya juga berharap agar Ustaz Solmed terbuka terhadap Ditjen Pajak.
Baca Juga: April Jasmine Punya Prinsip Jadi Muslim Harus Kaya Raya: Enggak Ada yang Minta Sumbangan
"Pak ustaz ketar ketir enggak sih?" singgung warganet.
Ustaz Solmed belakangan viral usai rumah mewah miliknya yang konon menghabiskan dana hingga puluhan miliar rupiah jadi perbincangan media sosial.
Rumah tersebut, kata dia, berasal dari bisnis yang telah ia tekuni. Ia menyatakan bahwa bisnis yang menjadi fokusnya meliputi industri rokok, mobil, dan properti.
Rumah tersebut terdiri dari 2 lantai dengan total 10 kamar tidur. Tidak hanya itu, fasilitas yang tersedia di dalam rumah tersebut juga sangat beragam. Ustaz Solmed memiliki pom bensin mini, sirkuit mini, lapangan futsal, lapangan bulu tangkis, lapangan tembak, ruang sauna, dan gym di rumah mewahnya.
Berita Terkait
-
Punya Banyak Bisnis, Ustaz Solmed Bicara Lebih Senang Disebut Pendakwah atau Pengusaha
-
5 Gurita Bisnis Ustaz Solmed, Disenggol Ditjen Pajak Usai Pamer Rumah Mewah
-
Koleksi Barang Bermereknya Dibongkar, April Jasmine Ngaku Banyak Dihadiahi Orang
-
April Jasmine Kepergok Ketar-ketir Ustaz Solmed Pamer Bisnis dan Harta, Langsung Dipantau Ditjen Pajak
-
April Jasmine Punya Prinsip Jadi Muslim Harus Kaya Raya: Enggak Ada yang Minta Sumbangan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya