Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, saat ini sedang proses pendirian InfraCo, entitas baru sektor layanan jaringan berbasis fiber optic.
Direktur Group Business Development Telkom Indonesia, Honesti Basyir mengatakan, InfraCo masih dalam proses pendirian dan akan fokus dalam sektor network berbasis fiber optik.
“Saat ini, proses pendirian segara dirampungkan. InfraCo akan di-spin off atau dipisahkan dari induk usahanya, sehingga InfraCo akan menjadi perusahaan yang berdiri sendiri,” ujarnya, dalam media gathering, Jakarta, Kamis (1/2/2024).
Honesti menambahkan, pada tahap pertama ini belum ada transfer aset, karena butuh due diligent.
“Aset transfer dari Telkom ke InfraCo baru dapat dilakukan pada semester 1 tahun 2025. Nilainya masih akan dihitung ulang, tapi dapat dipastikan aset fiber yang dialihkan bernilai triliun rupiah,” jelasnya.
InfraCo sendiri akan menjadi sumber pendapatakan yang baru bagi Telkom Indonesia pada segmen enterprise atau business to business (B2B).
Berita Terkait
-
Telkom Cari Investor Baru Kembangkan Bisnis Data Center
-
Telkom Bakal Bentuk Entitas Baru InfraCo Garap Bisnis Fiber Optik
-
Buka Penyidikan Korupsi di Anak Perusahaan Telkom, KPK: Rugikan Keuangan Negara Ratusan Miliar
-
Segmen B2B Beri Kontribusi 45% ke Pendapatan Telkom
-
Telin dan KT Corporation Komitmen Wujudkan Konektivitas Digital di Asia-Pasifik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar