Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) tengah mencari investor baru untuk mengembang bisnis data center. Telkom akan memberdayakan anak usahanya PT Telkom Data Ekosistem untuk pengembangan bisnis data center itu.
Direktur Group Business Development Telkom Honesti Basyir menjelaskan, sebenarnya perseroan telah mengembangan bisnis data center dengan menggandeng PT Indosat Tbk lewat NeutraDC dan BDx Indonesia.
Menurut dia, kerja sama dengan pihak lain dalam pengembangan data center adalah hal yang wajar.
"Ekspansi yang kami butuhkan tidak hanya di Indonesia, tetapi kami ingin menjalin komunikasi dengan region seperti Malaysia, Filipina, dan Jepang untuk bisa memiliki data center," ujarnya dalam Media Gathering di Jakarta, yang ditulis Jumat (2/2/2024).
Kekinian, tutur Honesti, tengah berusaha memperbesar kapasitas data center. Telkom juga berencana membangun kampus 1 dan kampus 2 Hyperscale data center di Cikarang dan Batam.
Emiten bersandi saham TLKM ini juga akan menjadi sentra-sentra telpon yang berada di daerah menjadi data center.
"Kami butuh investor, karena mahal sekali investasi. Semua data center yang dibangun dari nol itu capital intensive semua," jelas Honesti.
Sebagai informasi, Telkom Indonesia kekinian telah memiliki data center dengan kapasitas sekitar 40-59 Megawatt, dengan utilisasi sebesar 70 persen. Ke depan, perusahaan pelat merah itu akan membangun kembali data center dengan kapasaita 50 megawatt pada tahun 2024 ini.
Baca Juga: Telkom Bakal Bentuk Entitas Baru InfraCo Garap Bisnis Fiber Optik
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru
-
Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain
-
Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau