Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut masyarakat perlu tahu sumber uang yang digunakan untuk bantuan sosial. Menurut dia, informasi ini harus diketahui masyarakat agar memperlihatkan transparansi, bahwa bansos berasal dari pajak masyarakat.
"Mereka yang mampu akan membayar pajak dan tentu mereka mau tahu uang pajaknya untuk apa. Sedangkan yang tidak mampu mendapat bantuan dari pemerintah dan mereka harus tahu uangnya dari mana," ujar Sri Mulyani saat Peresmian Rumah Susun ASN di Jayapura, yang dikutip, Jumat (2/2/2024).
Dia melanjutkan, masyarakat juga perlu tahu bahwa negara hadir di tengah masyarakat tidak hanya sekadar ucapan belaka.
Sebab, uang yang dikelola dan dimiliki negara justru dari masyarakat juga mulai dari pajak, bea dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Baca Juga: Beruntung! Kapal Tanker Berbendera RI Lolos dari Panasnya Situasi Laut Merah
Dari uang yang dikelola itu, bilang Sri Mulyani, akan dikembalikan lagi kepada masyarakat melalui belanja Kementerian/Lembaga, transfer ke daerah dan dana desa.
"Karena masyarakat kita sering merasakan negara hadir, itu menjadi dianggapnya retorika. Kementerian Keuangan berkewajiban dan bertanggung jawab menyampaikan ke masyarakat secara konkret apa artinya kehadiran negara," imbuh dia.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan, agar bisa meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, maka perlu ada semangat dan perjuangan gotong royong dari masyarakat.
"Ini untuk menciptakan suatu iklim akuntabilitas dan juga ownership atau rasa memiliki terhadap negara ini dari seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Luhut Tak Berdaya Jika Sri Mulyani Mundur
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia
-
IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor