Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah mengabdi mengawal pelat merah selama empat tahun lebih. Sepanjang waktu itu, telah banyak gebrakan-gebrakan Erick Thohir terhadap BUMN-BUMN.
Atas dasar itu, Forum Wartawan BUMN pun mencurahkan hasil-hasil gebrakan Erick Thohir dalam sebuah buku berjudul "ETernity, Eksplorasi Strategi: Eternitas Transformasi BUMN".
Dalam hal ini, Ketua Umum PSSI ini mengapresiasi langkah Forum Wartawan BUMN yang meluncurkan buku tentang dirinya. Erick mengaku terkejut dengan karya awak media yang memberikan gambaran faktual tentang proses transformasi di BUMN.
Erick mengatakan, "Eternity, Eksplorasi Strategi: Eternitas Transformasi BUMN" merupakan sebuah karya yang menggambarkan perjalanan proses transformasi BUMN secara komprehensif.
Erick berharap buku ini dapat menjadi pedoman dan menginspirasi BUMN dalam meneruskan tren transformasi positif yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
"Sejak awal, Forum Wartawan BUMN merupakan mitra yang selalu konsisten mengawasi perjalanan transformasi di BUMN. Teman-teman media di Forum Wartawan BUMN pun tak pernah lelah untuk memberikan masukan dan kritikan yang membangun untuk seluruh BUMN. Sekali lagi terima kasih," ujar Erick di Jakarta, Kamis (22/2/2024).
Ketua Forum Wartawan BUMN Riky Anwardi mengatakan buku ini mencoba untuk merangkum langkah-langkah yang dilakukan Erick Thohir melalui Eternitas Transformasi yang hingga berhasil menjadikan BUMN sebagai entitas yang berperan ganda sebagai Agent of Value Creation sekaligus Agent of Development.
Ketika gerak BUMN terjerat aturan-aturan birokrasi, lanjut Riky, langkah berani dilakukan Erick Thohir melalui keputusan-keputusan yang belum pernah diambil pemerintah pebelumnya.
Baca Juga: Bangun Gedung di PIK 2, BNI Jadi BUMN Pertama yang Terapkan Konsep Green Building Sertifikasi LEED
"Tujuannya, menjadikan perusahaan pelat merah bisa bergerak lincah dan relevan dengan perkembangan zaman," kata Riky.
Untuk itu, Riky mengatakan, buku ini juga memiliki sub tema bertajuk "Saat Gajah Menari Lincah, Rekor demi Rekor pun Pecah". Hal ini menggambarkan perjuangan Erick mengubah BUMN sebagai Gajah yang besar agar bisa menjadi organisasi yang lincah dan relevan dengan perkembangan zaman.
Secara konsisten, Erick pun berhasil mewujudkan Gajah menjadi selincah Flamingo dengan membuat organisasi-organisasi besar di tubuh BUMN bisa bergerak lincah mengikuti alunan nada perubahan.
"Erick mampu menjadikan BUMN sebagai Gajah yang tidak hanya mampu menari lincah, namun juga indah, dan bertenaga dalam menghadapi persaingan ekonomi global," imbuh Riky.
Riky menyebut langkah berani Erick itu dituangkan ke dalam sebuah proyek besar perubahan di lingkungan BUMN yang berjuluk Eternitas Transformasi. Riky memaparkan Erick tak hanya menyentuh pada upaya peningkatan fundamental bisnis, transformasi juga merambah pada aspek yang jauh lebih penting, yakni memperbesar peran BUMN dalam konstelasi sosial dan kenegaraan.
Melalui buku setebal 200 halaman ini, ucap Riky, Forum Wartawan BUMN mencoba menyajikan sejumlah catatan mengenai bagaimana perjalanan Erick Thohir mengelola BUMN, sehingga mampu menjadikan perusahaan-perusahaan milik negara tersebut sebagai agen pencipta nilai dan agen pembangunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru