Suara.com - Honda ADV menjadi salah satu sepeda motor yang meramaikan segmen pasar skuter matic maxi di Indonesia. Rilis sejak tahun 2019, motor ini menjadi penantang serius dalam menyaingi beberapa skuter matic sejenis di kelasnya.
Pada tahun 2022, Honda bahkan menyuntik mati ADV 150 di pasaran dan menggantinya dengan versi 160. Dengan performa mesin yang lebih gahar, Honda ADV 160 perlahan menjadi favorit bagi kalangan pecinta motor dengan body besar.
Namun begitu, baik ADV 150 atau 160 keduanya masih cukup diminati di pasar otomotif Indonesia. Sayangnya, ADV 150 hanya bisa ditemukan versi bekasnya saja, berbanding terbalik dengan ADV 160 yang masih diproduksi hingga kini. Lantas, berapa harga keduanya di tahun 2024 ini?
Perbedaan Honda ADV Baru dan Bekas
Jika sekilas melihat perbandingannya, Harga ADV 160 tentunya masih lebih tinggi dibanding pendahulunya. Namun begitu, Anda bisa mencari tahu perbandingan keduanya lewat ulasan berikut:
1. Perbedaan performa mesin
Dari sektor pacu, keduanya mempunyai kapasitas mesin yang berbeda. Sesuai namanya, ADV 160 menggunakan mesin 160cc, 4-valve, berpendingan cairan, eSP+, dan sistem injeksi PGM-FI.
Sementara itu, ADV 150 menggunakan mesin dengan kapasitas 150cc yang juga berpendingin cairan dengan teknologi PGM-FI. Hanya saja, ADV 150 masih menggunakan 2-valve yang berpengaruh pada daya maksimal yang dikeluarkannya.
ADV 160 mampu mencapai daya maksimal 15.8 HP pada 8.500 rpm, dan torsi maksimalnya mencapai 14.7 Nm pada 6.500 rpm. Jauh lebih tinggi dari ADV 150 yang hanya mampu mencapai daya maksimal 14.3 HP dan torsi 13.8 Nm.
Baca Juga: Rasakan Pengalaman Bersepeda Motor Virtual di Mall bersama Honda!
2. Fitur HSTC pada Honda ADV
Honda Selectable Torque Control (HSTC) merupakan teknologi terbaru yang mulai dipakai untuk motor kelas mid-range dari Honda. Teknologi ini dapat membatasi torsi mesin jika terdeteksi adanya perbedaan kecepatan putaran antara ban depan dengan belakang sehingga mencegah terjadinya selip saat melaju.
Nah, teknologi canggih ini hanya bisa ditemukan pada Honda ADV 160 ABS saja. Sementara itu, pada varian ADV 150 yang sudah disuntik mati oleh Honda, tidak dilengkapi dengan teknologi ini.
3. Desain Honda ADV
Bagi masyarakat awam, bisa jadi sulit untuk membedakan antara ADV 160 dengan ADV 150 karena desainnya yang sekilas mirip. Namun begitu, ADV 160 sebenarnya mempunyai body yang lebih kekar dari pendahulunya,
Bagian body belakangnya pun terlihat lebih luas sehingga berpengaruh pada kapasitas bagasi penyimpanannya. Pada ADV 160, kapasitas bagasi mencapai 30 liter, atau lebih luas 2 liter dari ADV 150.
Berita Terkait
-
Motor Mungil Berdesain Sangar Kini Makin Sporty, Perubahan Ini Jadi Sebabnya
-
Regional Launching Honda Stylo 160, Ini Keandalan Produknya
-
GM Gandeng Samsung, Pengembangan Produksi Baterai Jadi Tujuan
-
Wahana Honda: Dari Jurnalistik Sampai Kompetisi Siswa, Semua Ikut Bangun Negeri
-
Honda CBR Sunmori Gabungan AHC Jabodetabek Cikaserban Vol. 2: Touring Bareng, Saling Jaga di Jalan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air