Suara.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mengumumkan penutupan sementara tempat hiburan malam dan tempat pijat selama Ramadan 1445 Hijriah.
Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata dalam keterangan resmi menjelaskan beberapa jenis usaha akan diatur jam operasionalnya selama bulan Ramadan untuk menghormati pelaksanaan bulan suci ini serta Hari Raya Idulfitri 1445 H/2024 M.
Aturan tersebut menyatakan bahwa beberapa jenis usaha harus tutup pada satu hari sebelum Ramadan dan pada hari pertama Ramadan. Begitu pula pada satu hari sebelum Hari Raya Idulfitri atau malam takbiran, hari pertama dan kedua Hari Raya Idulfitri, serta malam Nuzulul Quran.
Detail aturan tentang jam operasional dan jenis usaha ini disampaikan melalui Surat Edaran Nomor e-0003/SE/2024 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata pada Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1445 H/2024 M.
Selain itu, arena permainan manual maupun elektronik untuk orang dewasa serta bar atau rumah minum yang berdiri sendiri juga masuk dalam kategori tersebut.
Peraturan yang menyatakan wajibnya penutupan juga berlaku pada bar atau rumah minum yang terdapat di kelab malam, diskotek, tempat mandi uap, rumah pijat, dan arena permainan manual, mekanik, dan/atau elektronik untuk orang dewasa.
Namun, ketentuan tersebut tidak berlaku untuk usaha pariwisata yang berada di hotel berbintang empat dan lima. Industri pariwisata masih diizinkan beroperasi dengan beberapa penyesuaian, seperti karaoke eksekutif dan pub yang boleh beroperasi selama Ramadan dari pukul 20.30 hingga 01.30 WIB. Sementara itu, tempat karaoke keluarga diizinkan menyelenggarakan kegiatan usaha dari pukul 14.00 hingga 02.00 WIB.
Tempat biliar atau bola sodok diperbolehkan beroperasi jika berada dalam satu ruangan dengan karaoke eksekutif dan dapat beroperasi mulai pukul 20.30 hingga 01.30 WIB.
Selain mengatur jam operasional, surat edaran tersebut juga menetapkan tata cara penyelenggaraan usaha pariwisata selama Ramadan. Hal ini mencakup larangan memasang reklame, poster, atau publikasi serta pertunjukan film atau pertunjukan lainnya yang bersifat pornografi, pornoaksi, atau erotisme.
Baca Juga: Fix Beda! Jadwal Puasa Ramadhan 2024 NU, Muhammadiyah, dan Pemerintah Pasca Sidang Isbat Kemenag
Selanjutnya, surat edaran juga melarang adanya gangguan terhadap lingkungan serta larangan menyediakan hadiah dalam bentuk atau jenis apapun. Di samping itu, ada larangan memberikan kesempatan untuk melakukan taruhan atau perjudian, serta larangan terhadap peredaran dan pemakaian narkoba. Seluruhnya ini dimaksudkan untuk menjaga suasana yang kondusif selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Khusus untuk kelab malam dan diskotek yang terletak di dalam area hotel minimal berbintang 4 dan kawasan komersial serta tidak berdekatan dengan permukiman warga, rumah ibadah, sekolah, atau rumah sakit, diatur dengan ketentuan sebagai berikut:
- Kelab malam beroperasi dari pukul 20.30 hingga 01.30 WIB.
- Diskotek beroperasi dari pukul 20.30 hingga 01.30 WIB.
- Mandi uap buka dari pukul 11.00 hingga 23.00 WIB.
- Rumah pijat buka dari pukul 11.00 hingga 23.00 WIB.
- Arena permainan ketangkasan manual, mekanik, dan/atau elektronik untuk orang dewasa buka dari pukul 11.00 hingga 01.30 WIB.
- Bar atau rumah minum yang berdiri sendiri buka dari pukul 11.00 hingga 01.00 WIB.
- Bar atau rumah minum yang mendukung usaha pariwisata tertentu mengikuti jam operasional kegiatan usaha utama mereka.
Berita Terkait
-
Muhammadiyah Mulai Puasa Besok, Pemerintah Lusa, Ini Kata Menag Yaqut Soal Perbedaan Awal Ramadhan
-
Kemenag Tetapkan Awal Puasa Pakai Pedoman MABIMS, Apa Itu?
-
Berbeda dengan Muhammadiyah, Pemerintah Tetapkan Awal Puasa Pada Selasa 12 Maret 2024
-
Fix Beda! Jadwal Puasa Ramadhan 2024 NU, Muhammadiyah, dan Pemerintah Pasca Sidang Isbat Kemenag
-
Menteri Agama: 1 Ramadan Jatuh Pada Selasa, 12 Maret 2024
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%