- Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan rencana Presiden Prabowo merombak direksi bank BUMN, namun dibantah CEO Danantara Rosan Roeslani.
- Pengamat BUMN Herry Gunawan menilai pernyataan Menhan offside, karena bukan ranah tugasnya, berpotensi sentimen negatif bursa saham.
- Rosan Roeslani menegaskan belum ada pembicaraan resmi mengenai perombakan direksi Himbara sejauh ini dari pihak pengelola investasi.
Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto berencana merombak seluruh jajaran direksi bank BUMN atau himpunan bank negara (Himbara).
Namun kabar tersebut ditepis oleh, CEO Danantara, Rosan Roeslani yang menyebut bahwa tidak ada pembicaraan terkait perombakan direksi himbara.
Terlepas dari hal itu, Pengamat BUMN dari NEXT Indonesia, Herry Gunawan, menilai pernyataan Menhan telah kelewat batas. Karena, dianggap tidak memiliki wewenang untuk menyampaikan sesuatu yang bukan bidangnya.
Apalagi, tupoksi Menhan lebih ke pertahanan negara, dan bukan mengurusi di sektor Perbankan. Jadi, Herry menyebut, meskipun arahan Presiden yang Menhan tak seharusnya berbicara soal perombakan direksi BUMN.
"Pernyataan Menhan itu offside. Itu bukan wewenang dia menyampaikan, walaupun seandainya Presiden ada pembicaraan seperti itu," ujarnya saat dihubuni Suara.com, Minggu (1/2/2026).
"Seharusnya Menhan bisa menahan diri, tau batas. Sebab bank-bank Himbara ada pengelolanya sendiri yang juga mewakili pemerintah, dalam hal ini Danantara dan BP BUMN," sambung Herry.
Herry menegaskan, seluruh Bank Himbara merupakan perusahaan terbuka, yang mana bisa memberikan sentimen buruk bagi saham.
Adapun, Bank Himbara diantaranya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN), serta PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI).
"Ini kan ibaratnya Menhan seperti loncat pagar. Jangan lupa juga, seluruh bank Himbara itu perusahaan publik, sehingga bisa menimbulkan spekulasi di bursa saham saat perdagangan buka Senin nanti. Sentimennya tidak baik," ucapnya.
Baca Juga: Rosan Roeslani Tegas Bantah: Tak Ada Rencana Rombak Direksi dan Komisaris Bank Himbara
Herry juga memandang, ucapan Menhan tersebut bisa memperkeruh suasana pasar saham RI yang saat ini sedang tidak baik-baik saja.
"Dalam kasus ini, Menhan bukannya menjaga stabilitas, malah bisa berpotensi bikin keruh suasana," jelasnya.
Bantahan Danantara
CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani, memampik kabar tersebut.
Danantara sebagai pemegang saham dari bank Himbara belum ada pembicaraan terkait dengan perombakan direksi bank himbara. "Sejauh ini tidak ada perbincangan mengenai hal itu (perombakan direksi bank himbara)," katanya.
Rosan memastikan, dalam setiap proses perombakan direksi baik transformasi BUMN, Danantara akan selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal
-
FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar
-
Purbaya Sebut Pihak BEI Temui MSCI Senin, Jamin Pemerintah Tak Ikut Intervensi
-
Seloroh Purbaya Minta Ditraktir Prabowo Jika Ekonomi RI Tembus 6 Persen
-
Rosan Roeslani Tegas Bantah: Tak Ada Rencana Rombak Direksi dan Komisaris Bank Himbara
-
BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham
-
Pendampingan PNM Dirasakan Langsung oleh Perempuan Pesisir Kaltim