Suara.com - Ekonomi Argentina kini di ujung tanduk menuju keterpurukkan. Hal ini setelah Inflasi Argentina yang terus meroket hinga capai 250 persen.
Dengan tingginya harga produk-produk karena inflasi yang melonjak, membuat banyak warga Argentina memulung hanya untuk makan.
"Kami punya beberapa wadah di belakang untuk membuang sampah, dan saat saya membawa kotak ke belakang, Ada 20 orang mendekat untuk melihat apa yang bisa dibawa sebagai makanan. Ini adalah sesuatu yang sangat sulit dan sangat menyedihkan karena ada banyak orang lanjut usia," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/3/2024).
Pemerintahan yang dipimpin oleh Javier Milei ini tengah berusaha keluar dari krisis ekonomi yang berkepanjangan. Salah satunya, melakukan penghematan di berbagai sektor untuk menekan inflasi.
Hasilnya, memang keuangan negara membaik, namun berdampak pada masyarakat. Hal ini tercermin dari laporan yang mengungkapkan tingkat kemiskinian warga Argentina dari 40 persen menjadi 60 persen.
Adapun, penghematan yang dilakukan Milei mulai dari fokus pemberian subsidi terhadap utilias dan transportasi. Sedangkan, Negara Amerika Selatan itu juga tengah sederhanakan program kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Milei juga melakukan devaluasi peso lebih dari 50 persen di bulan Desember yang membuat inflasi terus merangkak naik.
Rencananya, pemerintah mengeluarkan data inflasi bulan Februari pada hari Selasa, yang diperkirakan mencapai 15,3 persen. Kendati demikian, angka itu turun dibandingkan tingkat inflasi Januari yang sebesar 20% dan Desember 25%.
Baca Juga: Program Makan Gratis Disorot Dunia: Rela Inflasi Demi Perbaikan Gizi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%