Suara.com - PT Bank DKI (Bank DKI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) secara resmi memperluas layanan keuangan digital mereka melalui teknologi yang didukung oleh PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin).
Eko Dedi Rukminto, selaku Direktur Komersial di Jalin, menyatakan bahwa teknologi ini mencakup fitur Cardless Cash Withdrawal (CCW), yang memungkinkan nasabah Bank DKI untuk melakukan penarikan uang tunai tanpa menggunakan kartu di ribuan ATM BRI.
Ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diwakili oleh Amirul Wicaksono, Direktur Teknologi & Operasional sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Andreas Hassim, Kepala Divisi Strategi Pendanaan & Pembayaran Retail BRI, dan Eko Dedi Rukminto, Direktur Komersial di Jalin.
Menurut Eko, inisiatif ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi kedua belah pihak.
Bank DKI akan mendapatkan keuntungan dalam hal perluasan layanan kepada nasabah, peningkatan kualitas layanan yang mereka tawarkan, serta penguatan hubungan dengan nasabah yang sudah ada.
Hal ini juga memungkinkan Bank DKI untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan keunggulan kompetitif dalam industri perbankan sembari aktif melakukan ekspansi di luar wilayah Jabodetabek.
Sementara itu, BRI juga akan mendapat manfaat dari kemitraan ini.
Dengan membuka akses tarik tunai tanpa kartu kepada nasabah Bank DKI, BRI dapat meningkatkan volume transaksi dari penggunaan layanan ATM yang dimiliki.
Direktur Teknologi & Operasional merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI Amirul Wicaksono menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara Bank DKI dengan Bank BRI dan Jalin.
Baca Juga: Persaingan ke Championship Series BRI Liga 1 2023-2024 Makin Ketat Usai 2 Tim Gagal Raih Kemenangan
"Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bertransaksi kepada nasabah Bank DKI. Melalui fitur CCW yang diakomodasi oleh Jalin pada aplikasi JakOne Mobile, nasabah Bank DKI kini dapat dengan mudah melakukan tarik tunai tanpa kartu pada jaringan ATM Bank BRI di seluruh Indonesia," tutur Amirul, dikutip pada Minggu (31/3/2024).
Jalin telah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur platform digital untuk memberikan pengalaman transaksi keuangan yang lebih mudah dan aman bagi semua kalangan.
Dengan mengakomodasi layanan CCW dan menjalin kemitraan dengan bank, BPD serta perusahaan fintech, Eko meyakini dapat memperluas jangkauan layanan perbankan secara efektif.
"Komitmen ini tidak hanya mencerminkan kesungguhan kami dalam meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan, tetapi juga menjadikan Jalin sebagai pemain utama dalam mendorong digitalisasi layanan perbankan di seluruh Indonesia," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Liga 1 Ditunda, Persis Solo Terlanjur Beli Tiket Pesawat dan Booking Hotel Lawan Persija
-
Persib Bandung Dilanda Badai Cedera, Beckham Alami Pembengkakan Kaki Kanan
-
Respon Bali United, Pertandingan BRI Liga 1 Berhenti Sementara karena Piala Asia U-23 2024
-
PSSI Kirim Surat Ke LIB: BRI Liga 1 Dihentikan Selama Piala Asia U-23 2024
-
2 Fakta Menghilangnya David da Silva dari Persib Bandung Secara Tiba-tiba
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Kehadiran Dasco Belum Jadi Sentimen Positif, IHSG Makin Ambruk 3,46%
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?