Suara.com - Pelita Air (kode penerbangan IP), membuka rute baru Jakarta-Aceh-Jakarta dengan melakukan penerbangan perdana dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK) ke Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh (BTJ) pada Rabu 3 April 2024.
Pembukaan rute penerbangan baru ini menambah total 12 rute penerbangan Pelita Air dari ujung barat ke timur Indonesia, setelah sebelumnya pada Desember 2023 lalu Pelita Air membuka rute penerbangan nonstop Jakarta-Sorong-Jakarta.
Seremoni penerbangan perdana rute ini dilakukan di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh (BTJ) pada 3 April 2024 melalui prosesi pengguntingan pita yang dilakukan oleh Pj. Gubernur Aceh Bustami Hamzah, Sekertaris Daerah Aceh Besar Drs Sulaimi MSi, Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan, Executive General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Darmadi, Komandan Pangkalan Udara Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (Danlanud) Kolonel Pnb. Hantarno Edi Sasmoyo.
Sesaat sebelumnya, dilakukan penyambutan kedatangan penerbangan Pelita Air IP342 dari Jakarta dengan water salute dan penyambutan penumpang penerbangan tersebut dengan pengalungan syal oleh Pj. Gubernur Aceh diikuti oleh Direktur Utama Pelita Air & EGM Angkasa Pura 2 SIM.
“Pembukaan rute Jakarta-Aceh-Jakarta ini merupakan bentuk komitmen Pelita Air untuk mewujudkan konektivitas udara dari Indonesia barat hingga Indonesia timur, sesuai dengan tagline Pelita Air tahun ini yaitu ‘Melukis Langit Nusantara’, di mana hampir seluruh destinasi kota-kota besar di Indonesia sudah dilayani oleh penerbangan Pelita Air. Selain itu, penambahan rute baru ini dilakukan untuk mendukung pemenuhan peningkatan kebutuhan penerbangan menuju Aceh pada periode libur Lebaran ini,” ujar Direktur Utama PT Pelita Air Service Dendy Kurniawan.
Pelita Air, lanjut Dendy Kurniawan, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan koordinasi yang baik dari Pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan, Pemerintah Aceh, pengelola bandara PT Angkasa Pura II, AirNav Indonesia, dan berbagai pihak terkait lainnya.
Pelita Air mengoperasikan layanan penerbangan reguler rute Jakarta-Aceh-Jakarta setiap hari dengan frekuensi 7 kali seminggu menggunakan pesawat jenis Airbus A320-200 dengan kapasitas 180 kursi kelas ekonomi atau Silver Class. Adapun jadwal penerbangannya yaitu:
Rute
Nomor Penerbangan
Waktu Berangkat
Waktu Tiba
Hari Layanan
Jakarta-Aceh
IP342
10.50
13.50
Setiap hari
Baca Juga: Pelita Air dan Patra Jasa Ajak Panti Asuhan Safari Ramadan ke Bali
Aceh-Jakarta
IP341
14.55
18.00
Setiap hari
Dengan dibukanya rute baru ini terdapat total 12 destinasi yang sudah dilayani penerbangan Pelita Air, yaitu Jakarta, Bali, Yogyakarta, Surabaya, Padang, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan, Pontianak, Banjarmasin, Sorong, dan Aceh.
Ke depan, Pelita Air akan terus membuka rute perjalanan ke destinasi wisata dan bisnis favorit lainnya di Indonesia. Hadirnya kembali penerbangan reguler Pelita Air diharapkan dapat mengembalikan kerinduan penumpang untuk merasakan penerbangan yang menyenangkan bersama Pelita Air.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan