Suara.com - Universitas Ciputra Entrepreneurship Center, atau dikenal sebagai UCEC, merupakan wadah bagi mahasiswa dan alumni untuk menerapkan ilmu kewirausahaan dalam dunia bisnis dan membentuk ekosistem entrepreneur yang mapan.
Dengan tujuan tersebut, UCEC selalu berupaya menciptakan kerjasama antara mahasiswa dan alumni yang berpeluang membuat perubahan pada masyarakat.
Salah satunya adalah melalui Pak Christian Halim, atau yang akrab dipanggil Pak Sinyo, Alumni S2 MM Universitas Ciputra yang lulus dengan IPK 4.0 dan merupakan entrepreneur dengan usaha dibidang Jalan Tol, PT Margabumi Matrajaya. Pak Christian Halim sendiri merupakan mahasiswa hasil bimbingan Dr. Eric Harianto, S.T., M.M., CIHCM., CIPA, CMC., CCD., dosen MM Universitas Ciputra dan Program Manager UCEC.
Di sisi lain, ada pula Pak Reynaldi Oktino, S.Tr.Kom., mahasiswa MM Universitas Ciputra yang juga merupakan Co-Founder dan Chief Technology and Sustainability Officer Olahkarsa, End-to-end corporate sustainability management yang selalu memiliki inovasi dan inisiasi menarik, terutama di bidang sustainability.
Melihat potensi kerjasama antara PT Margabumi Matraraya dan PT Olahkarsa Inovasi Indonesia, UCEC pun menjembatani Christian Halim dan Reynaldi Oktino pada Premium Business Dating dengan tujuan menciptakan kesempatan kerja sama yang memberikan dampak positif kedepannya.
“Kami sangat mengapresiasi Pak Reynaldi yang sudah jauh-jauh dari Bandung mewakili PT Olahkarsa Inovasi Indonesia untuk hadir di kantor Pak Sinyo di Surabaya. Sehingga Premium Business Dating ini dapat diisi dengan diskusi-diskusi intelektual yang berlangsung dengan sangat menarik. Kami tidak sabar untuk kerja sama kedepannya yang mengutamakan perubahan dengan konsep berkelanjutan.”, ucap Dr. Eric Harianto, S.T., M.M., CIHCM., CIPA, CMC., CCD., selaku perwakilan dari UCEC.
Salah satu diskusi yang diadakan adalah pembahasan mengenai konsep Jalan Tol Hijau (Green Toll Road), yaitu pembangunan secara berkelanjutan pada sektor Pembangunan jalan di Indonesia. Indikatornya sendiri meliputi efisiensi energi dan air, lingkungan, material konstruksi, akses, kelayakan dan pelayanan, juga kerja sama kewilayahan.
Kegiatan Premium Business Dating ini merupakan salah satu contoh dari dukungan penuh UCEC untuk mengembangkan potensi mahasiswa dan alumni Universitas Ciputra agar dapat membentuk ekosistem entrepreneur yang mapan dan menjadi wadah bagi para entrepreneur muda untuk berkembang.
Diharapkan kedepannya, semakin banyak peluang yang bisa terjalin dan direalisasikan agar dapat menciptakan dampak sosial yang lebih besar.
Baca Juga: Waspada Pilih Jalur Contraflow Saat Mudik Lebaran 2024
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi