Suara.com - Indonesia MICE Youth Challenge merupakan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa di bidang MICE, bisnis, dan pariwisata untuk mengekspresikan kreativitas mereka dan menampilkan ide-ide inovatif kepada industri.
The Indonesia MICE Youth Challenge 2024 sendiri bakal digelar pada tanggal 29-30 Juli 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) atas kerja sama Indonesia Exhibition Companies Association (IECA) bekerja sama dengan Indonesia Congress and Convention Association (INCCA).
Indonesia MICE Youth Challenge juga dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman industri dengan mengembangkan konsep, menguji coba bisnis, dan mengatur acara MICE.
Ketua IECA, Hosea Andreas Runkat, berharap bahwa kompetisi Indonesia MICE Youth Challenge dapat menghasilkan ide-ide baru untuk pasar Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia.
Industri MICE di Indonesia membutuhkan ide-ide baru dan orisinil dari anak muda, terutama mereka yang sedang menempuh pendidikan di bidang MICE, bisnis, atau pariwisata.
“Kami sangat senang dapat menyediakan platform dan kesempatan bagi para profesional MICE Indonesia di masa depan untuk berkreasi sekaligus terhubung dengan rekan-rekan dari daerah lain yang berpartisipasi untuk menginspirasi ide dan berbagi semangat untuk bisnis ini," terang Andre di Jakarta, Selasa (23/4/2024).
Iqbal Alan Abdullah, Ketua INCCA meyampaikan, melihat dinamika industri MICE yang mulai ada perubahan dari yang konvensional, ke teknologi. Dituntut untuk ada inovasi baru dari generasi muda untuk menjadi lebih unggul dan contoh bagi dunia.
“Industri MICE Indonesia membutuhkan inovasi dan pemikiran yang visioner. Sudah saatnya para mahasiswa mengeluarkan ada ide-ide ‘gilanya’ yang ada di isi kepalanya agar bisa menjawab kebutuhan pelaku industri untuk saat ini dan 10 tahun ke depan, sehingga Indonesia menjadi destinasi MICE unggulan di Asia” ungkap Iqbal.
Selanjutnya, kompetisi bertujuan untuk menciptakan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi agar mampu mengkombinasikan penyelenggaraan event konvensional bersanding dengan teknologi terkini.
Baca Juga: Gurita Bisnis Maulana Indraguna Sutowo, Suami Dian Sastro Rajai Penerbitan sampai Otomotif
“Sehingga, para peserta dari luar negeri yang berhalangan hadir karena alasan suatu hal tetap tidak kehilangan momen, akan tetapi peserta tersebut tetap berbayar dengan menggunakan akses teknologi tertentu,” urainya.
ide-ide sepert ini yang diperlukan dari adanya kompetisi Indonesia MICE Youth Challenge. “Indonesia memiliki 36 Prodi MICE dan diharapkan masing-masing kampus mengirimkan perwakilannya lebih dari satu. Pemenangnya nanti akan kita sponsori untuk ikut kompetisi lagi di level Asia, hingga dunia,” pungkas Iqbal.
Sementara itu, Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Penyelenggaraan Kegiatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Vinsensius Jemadu mengapresiasi Indonesia MICE Youth Challenge yang di inisiasi oleh IECA dan INCCA dalam mempersiapkan SDM yang handal dan professional.
“Hal ini selaras dengan perkembangan yang ada di Kemenparekraf yakni semangat yang adaptif, kolaboratif, dan juga inovatif. Kita akan support, dengan resources yang ada, kemudian memperluas lagi baik dari sisi kualitas maupun kuantitas untuk kita kirimkan ke level regional dan global,”
Deputi yang kerap dipanggil VJ ini kembali menegaskan, perlu diketahui akses untuk penyelenggaraan kegiatan MICE ke depannya tidak harus hadir ke lokasi, tidak harus ke negara penyelenggara. “Sudah saatnya mengarah ke sana dan kita harus mengantisipasinya dari sekarang,” tutup VJ.
Kompetisi Indonesia MICE Youth Challenge ini akan dinilai oleh tim juri yang terdiri dari perwakilan dari IECA, INCCA, Professional Exhibition Organizer (PEO), Professional Convention Organizer (PCO), dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Berita Terkait
-
Rahasia Sukses Jalankan Bisnis Sampingan Tanpa Mengganggu Pekerjaan Utama
-
Mengintip Deretan Bisnis Milik Prilly Latuconsina, Sedang Disorot Gegara Rumor Artis P Terlibat Kasus Pencucian Uang
-
Pertamina Paparkan Bisnis Terintegrasi yang Berkelanjutan di Hannover Messe 2024
-
Mudahkan Penjualan dan Pengiriman Bagi Pelaku Bisnis Online, Lincah.id Akhirnya Rilis
-
LEKAT: Fabian Budi Seputro, Sosok Di Balik Suksesnya Sate Ratu Jogja yang Telah Dicicipi Turis dari 95 Negara di D
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target
-
Timothy Ronald dan Akademi Crypto Mendadak Viral, Apa Penyebabnya
-
Fenomena Demam Saham Asuransi Awal 2026, Kesempatan atau Jebakan Bandar?
-
IATA Awali Operasional Tambang di Musi Banyuasin, Gandeng Unit UNTR
-
Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil
-
APBN Tekor Hampir 3 Persen, Dalih Purbaya: Saya Buat Nol Defisit Bisa, Tapi Ekonomi Morat-marit
-
Sabar Ya! Bahlil dan Purbaya Masih Hitung-hitung Bea Keluar Batu Bara
-
Inalum Catatkan Rekor Produksi dan Penjualan Paling Tinggi Sepanjang Tahun 2025
-
IHSG Sempat 9.000, Purbaya Percaya Diri: Itu Baru Awal, Akan Naik Terus
-
Sempat Tembus 9.000, IHSG Akhirnya Terkoreksi Imbas Aksi Ambil Untung