Suara.com - Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu komponen penting untuk keamanan dan keselamatan beraktivitas di jalan raya. Antara lain berkendaraan. Di sisi lain, PJU memiliki standar tertentu, seperti tidak menggunakan lampu merkuri. Juga menghadirkan tagihan yang mesti dibayarkan Pemerintah setempat.
Dikutip dari kantor berita Antara, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru meluncurkan target efisiensi sebesar Rp 1 miliar untuk pembayaran lampu PJU.
“Maksimalnya, tagihan lampu PJU kami di angka Rp 3,5 miliar per bulan. Kami terus berupaya menekan sehingga bisa di angka Rp 3 sampai Rp3,5 miliar per bulan," jelas Yuliarso, Kepala Dishub Kota Pekanbaru di Pekanbaru, Selasa (23/4/2024).
Sejauh ini, Provinsi Riau juga telah mengganti 8.000 lampu PJU yang ilegal dan di atas 150 watt. Tujuannya upaya penghematan energi dan anggaran.
Dishub Kota Pekanbaru menyatakan menggandeng Perusahaan Listrik Negara untuk melakukan penggantian PJU. Kini menggunakan lampu hemat energi (LHE) dan lampu LED.
"Masih terus melakukan pergantian. Masih ada ribuan juga yang belum kami ganti," tandas Yuliarso.
Lampu PJU yang memiliki watt tinggi ini tersebar di ruas jalan protokol, dan jalan-jalan kota.
PJU tidak standar dengan kebutuhan daya di atas 150 Watt sampai 500 Watt yang masih tersebar di sebagian wilayah kota Pekanbaru mulai diperhatikan. Sedangkan jalan lingkungan sudah ditertibkan dan menggunakan LHE.
"Masih ditemukannya pembangunan PJU secara mandiri tidak berizin oleh masyarakat baik di perumahan maupun di jalan gang-gang," kata Yuliarso lagi.
Baca Juga: Pentingnya Selat Hormuz: Peluang Kemandirian Produksi Minyak atau Gangguan Ekonomi?
Penggantian PJU ke lampu LED dan LHE efektif dan efisien penghematan tagihan listrik.
Pada 2023 tagihan lampu PJU sudah turun sebesar Rp 1 miliar dari Rp 5,7 miliar menjadi Rp 4,7 miliar per bulan.
Dan kini akan dilakukan penghematan lagi hingga turun Rp 1 miliar.
Berita Terkait
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI
-
Purbaya Bocorkan Skema Efisiensi Anggaran BGN, Orang Kaya Bisa Tolak MBG
-
Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027
-
iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta