Suara.com - Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah menggelar kuliah umum bertema "Transformasi industri perasuransian sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional". Kegiatan ini dihadiri lebih dari 1.500 mahasiswa di Kota Palu, juga diikuti secara daring oleh berbagai kampus di Sulawesi Tengah.
Dikutip dari kantor berita Antara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hadir sebagai salah satu pembicara dan mengajak generasi muda di Provinsi Sulawesi Tengah untuk memanfaatkan produk dan layanan asuransi dalam menjamin keuangan dari hal yang tidak terduga.
Rektor Universitas Tadulako, Prof Doktor Amar mengapresiasi kehadiran OJK untuk memberikan pemahaman mengenai perkembangan sektor jasa keuangan, khususnya di sektor perasuransian.
"Ini mungkin kali pertama kami melaksanakan semacam pengayaan informasi atau kuliah umum tentang perasuransian, mungkin di beberapa bagian pernah tetapi kita laksanakan secara menyeluruh melibatkan adik-adik mahasiswa dan segenap civitas akademika," sambut Prof Doktor Amar.
Ia menyebut hal ini dalam rangka memberikan informasi yang baik atau best practice dari pelaksanaan kegiatan perasuransian yang ada di Indonesia.
"Kami terus mendorong dan mengajak masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa agar memanfaatkan produk dan layanan asuransi yang penting dalam menjamin keuangan dari hal-hal yang tidak terduga," imbuh Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (26/4/2024).
Ogi Prastomiyono yang menjadi pembicara dalam kuliah umum itu menyampaikan pentingnya generasi muda untuk mempersiapkan hal-hal yang tidak terduga untuk masa depan yang lebih baik.
"Expect the unexpected sangat terkait dengan asuransi, jadi bersiaplah terhadap hal-hal yang tidak terduga, sesuatu yang belum tentu kita harapkan tapi sudah bersiap-siap dan salah satunya adalah melalui asuransi," demikian wanti-wantinya.
Ditambahkannya, mahasiswa juga perlu untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik dengan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan, melakukan investasi dengan tepat dan memahami manajemen risiko dalam keuangan.
Karena itu, OJK terus memperkuat pengawasan industri asuransi dan meningkatkan perlindungan konsumen untuk semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat. OJK berupaya dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik untuk semakin melindungi konsumen.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama para pelaku usaha jasa keuangan di sektor asuransi di Kota Palu juga menggelar mini expo di area kampus.
Kemudian juga dirangkaikan dengan kegiatan bincang santai oleh para perusahaan asuransi guna lebih mengenalkan produk dan layanannya kepada seluruh pengunjung.
Tag
Berita Terkait
-
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Performa Hybrid dan Warna Baru untuk Anak Muda
-
Siap-siap Makin Jatuh Cinta, Grand Filano Hybrid Kini Tampil dengan Warna-warna yang Lebih Stylish
-
Kerja Keras Tanpa Tabungan: Potret Rapuh Finansial Anak Muda
-
Targetkan Pertumbuhan 2026, Avrist Assurance Perkuat Sinergi Lintas Lini Bisnis
-
Klaim Polis Tak Lagi Ribet, IFG Life Tingkatkan Layanan Digital dan Tatap Muka
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Optimisis, BCA Targetkan Penyaluran Kredit Tumbuh 10 Persen di 2026
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
-
Harga Bawang Putih Naik, Mendagri Bunyikan Alarm Inflasi
-
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
-
Mendagri Wanti-wanti Tingkat Inflasi, Harga yang Diatur Pemerintah Dilarang Naik
-
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba