- CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, menekankan perlunya dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar persepsi publik.
- Danantara diharapkan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi mencapai target delapan persen dan pemerataan dirasakan seluruh lapisan.
- Rosan berjanji menjalankan amanah Presiden Prabowo dengan tata kelola baik, transparansi, akuntabilitas, serta integritas tinggi.
Suara.com - Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, mengingatkan jajarannya agar keberadaan Danantara tidak hanya sekedar menjadi persepsi di mata publik, melainkan harus memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pesan itu disampaikan Rosan dalam pidatonya pada peringatan Hari Ulang Tahun ke 1 Danantara. Dia menyampaikan, Danantara diharapkan menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi untuk mencapai target 8 persen.
Namun, ia menekankan bahwa Danantara memiliki peran lebih besar, yaitu memastikan pertumbuhan yang dibarengi dengan pemerataan agar dampaknya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Saya sampaikan kepada bapak-bapak, ibu-ibu di Danantara, bahwa jangan sampai Danantara hanya dipersepsikan, tapi harus dirasakan kehadiran Danantara itu bagi seluruh rakyat dan masyarakat Indonesia," kata Rosan di Wisma Danantara, Jakarta pada Rabu (11/3/2026).
Rossan pun menyampaikan terimakasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena amanah yang diberikan kepada Danantara.
"Dan kami berkomitmen akan menjalankan amanah yang Bapak berikan kepada kami ini dengan sebaik-baiknya, dengan tata kelola perusahaan yang baik dan benar, dengan transparansi, akuntabilitas," kata Rossan.
"Dan paling penting dengan integritas yang setinggi-tingginya, dengan menjalankan the highest standard dari semua kegiatan perekonomian yang ada," ujarnya menambahkan.
Rossan melanjutkan, di tengah tensi geopolitik dan geoekonomi global saat ini, kehadiran Danantara menjadi penting untuk tidak hanya menjadi Indonesia sebagai penonton yang hanya menerima keuntungan yang sedikit.
Menurutnya dengan kehadiran Danantara, Indonesia kini dapat berperan aktif dalam perekonomian global. Danantara ditegaskannya menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kekuatan sebagai negara yang besar.
Baca Juga: Terima Laporan Satu Tahun Danantara, Prabowo: Semoga Bukan Laporan Palsu!
Dengan modal itu, Indonesia siap berkolaborasi secara terbuka dengan berbagai pihak untuk membangun ekonomi nasional secara bersama-sama.
"Dan kita pun terbuka untuk mereka. Apabila mereka ingin bersama-sama membangun bersama dengan kita, kita pun selalu terbuka," ujarnya.
Berita Terkait
-
Manufaktur dan Pertanian Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Kejar Target Belanja Negara Rp 809 Triliun di Q1 2026 demi Ekonomi 6%
-
Danantara Gandeng Perusahaan Asal Inggris Arm Mau Ciptakan Chip
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru
-
Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja
-
Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan
-
Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah
-
Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung
-
Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax
-
Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis
-
Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi
-
Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!
-
Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter