Suara.com - Crypto Investors Outlook (CIO) kembali hadir setelah sukses diadakan pada tahun 2023. Di edisi keduanya ini CIO mengangkat tema AI - The Future of Crypto Analysis. Acara ini didukung oleh CoinMarketScore yang merupakan platform analisis dan scoring aset kripto dengan AI.
Di acara ini platform tersebut secara resmi juga melakukan peluncuran produk dan resmi tersedia untuk digunakan masyarakat Indonesia.
Acara ini turut mengundang: Tirta Karma Senjaya (Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti), M. Yusuf Musa (Head of Strategy Nanovest), dan Brenda Andina serta Andreas Tobing (Konten kreator dan edukator Web3).
Dalam pembukaan acara CIO, Tirta Karma Senjaya menyinggung tentang adopsi aset kripto dan Web3 di Indonesia. Tirta kembali menyebutkan bahwa transaksi kripto di Indonesia mencapai Rp859,4 triliun di tahun 2021. Di tahun 2024 ini, ia yakin bahwa volume transaksi kripto di Indonesia dapat menembus nilai tersebut, didukung dengan minat terhadap aset kripto yang meningkat sepanjang tahun 2024 ini.
Tirta juga memberikan kabar terbaru mengenai ekosistem kripto di Indonesia yang berkembang signifikan. Termasuk dengan adanya 35 exchange kripto yang terdaftar di Bappebti dengan empat di antaranya secara resmi telah menjadi anggota bursa kripto di Indonesia.
Usai acara pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi bincang-bincang membahas mengenai potensi dan peluang pasar kripto di tahun 2024 bersama dengan M. Yusuf Musa, Brenda, dan Andreas Tobing.
Per 20 April 2024 Bitcoin telah resmi melakukan halving keempat, peristiwa di mana imbalan Bitcoin kepada penambang berkurang setengahnya dari 6,25 menjadi 3,125. Berbeda dari tahun 2020 saat halving ketiga terjadi, di halving keempat ini, Bitcoin telah diadopsi oleh institusi besar.
“Harga Bitcoin saat ini sangat dipengaruhi oleh institusi besar. Sejak Bitcoin mencetak harga tertinggi di atas US$70.000 dan koreksi hingga saat ini, kita melihat outflow BTC yang besar dari ETF Grayscale,” kata Brenda Andrina ditulis Kamis (2/5/2024).
Brenda optimis ke depannya, akan lebih banyak produk-produk baru dari institusi besar, yang akan mendukung adopsi Bitcoin.
Baca Juga: Menilik Arah Pasar Kripto Indonesia Pasca Halving Bitcoin
Dalam diskusi ini narasumber juga menyoroti perbedaan siklus harga Bitcoin di tahun 2021 dan 2024. Pada siklus-siklus sebelumnya, yakni sebelum tahun 2021, pasar kripto belum menjadi perhatian besar bagi perusahaan-perusahaan besar.
Tokoh seperti Michael Saylor, CEO dari MicroStrategy yang saat ini memegang sekitar 1% dari pasokan beredar Bitcoin, bahkan baru mulai mengakuisisi BTC di tahun 2022. ETF Bitcoin spot, dengan 10 perusahaan penerbit di AS termasuk BlackRock, baru mulai debut di awal tahun 2024.
Pergerakan harga khususnya Bitcoin, juga menunjukkan perbedaan. Di siklus sebelumnya, harga Bitcoin belum pernah menembus harga tertinggi baru sebelum Bitcoin halving. Namun kali ini, harga BTC justru mencetak all time high (ATH) atau harga tertinggi sepanjang masa di level US$73.000 sebelum halving.
“Biasanya, harga Bitcoin akan mengalami koreksi 40-50% sebelum halving, tapi kali ini bahkan harga Bitcoin sudah menembus ATH sebelumnya”, ungkap Andreas Tobing mengenai pergerakan harga Bitcoin di siklus kali ini.
Andreas juga mengungkapkan bahwa, “Potensi kenaikan harga Bitcoin terhitung dari saat halving ke harga puncak bull market akan berkurang dari sebelumnya”. Hal ini disebabkan karena kapitalisasi pasar Bitcoin yang semakin besar dari siklus ke siklus, sehingga perlu dana yang semakin besar untuk menggerakkan harga.”
Narasumber di acara CIO 2024 juga menyebutkan beberapa narasi kripto potensial yang menyertai siklus kali ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Anjlok Lagi
-
Purbaya Ancam Potong Anggaran Kemenhub, Geram Banyak Kapal Asing Tak Bayar Pajak
-
Emas Antam Terpeselet Hari Ini, Harganya Dibanderol Rp 2.916.000/Gram
-
Genjot Hilirisasi, Menperin Bidik Investasi Rp852,9 Triliun Masuk Industri Manufaktur pada2026
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Banyak Kapal Asing Masuk RI Tak Bayar Pajak
-
IHSG Ambrol Pagi Ini, 407 Saham Kebakaran
-
Maskapai Berbiaya Rendah Asal Vietnam Goda Pelancong RI Dengan Tiket Murah
-
BEI Gembok Dua Saham dan Buka Lagi Emiten Ini, Siapa Saja?
-
Keponakan Prabowo Pastikan, Terpilihnya Jadi Deputi Bank Indonesia Sesuai Proses Undang-undang
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, BUMI dan PTRO Jadi Saham Rekomendasi Analis