Suara.com - Apresiasi Pemasaran Pariwisata Indonesia (APPI) 2024 adalah ajang yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Dikutip dari kantor berita Antara, kegiatan ini adalah lomba video promosi event daerah Indonesia, termasuk potensi wisata daerah.
Lomba ini dilaksanakan di tingkat provinsi dan kabupaten se-Indonesia serta pemberian penghargaan dilakukan pada malam APPI pada Mei 2024.
Ferryawan Z Fahmi, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah raga atau Kadisparpora Bulukumba menyatakan bahwa kegiatan ini dicanangkan oleh deputi bidang pemasaran Kemenparekraf.
Tujuannya dalam rangka pemenuhan target pergerakan wisatawan Nusantara (wisnu) sebanyak 1,25 sampai 1,5 miliar perjalanan di 2024 melalui implementasi program Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).
Ajang APPI sendiri adalah upaya agar semua stakeholder pariwisata seperti pemerintah daerah dan biro perjalanan wisata dan online travel agent agar lebih gencar dan kreatif mempromosikan potensi potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dimiliki.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan lewat Disparpora Bulukumba berharap semua stakeholder, baik pemerintah daerah sampai komunitas pariwisata ikut serta membantu pemerintah mempromosikan kegiatan daerah dan destinasi yang ada di Kabupaten Bulukumba.
“Dengan adanya peningkatan kunjungan domestik mau pun mancanegara untuk mengunjungi objek pariwisata Bulukumba, kelak dapat membantu mempromosikan destinasi itu sendiri,” jelas Ferryawan Z Fahmi, Kadisparpora Bulukumba.
Dan tentu saja, selain mempromosikan destinasi maka kehidupan ekonomi akan berjalan lebih seru. Menambah penghasilan daerah serta mensejahterakan warganya.
Baca Juga: RUPST PT Astra International Tbk: Mulai Penggunaan Laba Bersih sampai Susunan Dewan Komisaris
Berita Terkait
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
APPI Minta Pelaku Tendangan Kungfu Muhammad Hilmi Dihukum Tegas
-
Polri Bangun Raturan Sumur Bor di Sumatra: Sudah Berapa Titik yang Aktif?
-
Curhat Komunitas DAS Balantieng, Hulu Menyoal Kompensasi, Hilir Tuntut Ketegasan Polisi
-
Titik Terang Krisis Balantieng, RPDAS Dorong Aksi Pelestarian Demi Penyelamatan Sungai
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
Terkini
-
Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855
-
8 Ide Usaha Menjanjikan di Desa dengan Modal Kecil yang Menguntungkan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
Harga Beras SPHP Akan Dipatok Sama Rp 12.500/Liter di Seluruh Wilayah RI
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
DJP Kemenkeu Berhentikan Sementara Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK
-
Pegawai Pajak Kena OTT KPK, Purbaya: Kami Bantu Dari Sisi Hukum, Tak Akan Ditinggal
-
Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM