Suara.com - Senada di Pulau Jawa, para pengguna mobil pribadi di luar Jawa menggunakan momentum libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2024 untuk bepergian ke sederet destinasi wisata.
Dikutip dari kantor berita Antara, sejumlah ruas tol di luar Pulau Jawa mengalami kenaikan volume lalu lintas (lalin) saat berlangsung libur panjang Kenaikan Yesus Kristus (9-12/5/2024).
"Pada 8 Mei 2024, Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat kenaikan volume lalin menjelang libur panjang kenaikan Yesus Kristus periode 9-12 Mei 2024 di seluruh ruas tol luar Pulau Jawa," jelas Truly Nawangsasi, Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division di Jakarta, Kamis (9/5/2024).
Untuk Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa, tercatat sebanyak 88.986 kendaraan melintas, meningkat 6,86 persen dibandingkan volume lalin normal harian 2024 sejumlah 83.273 kendaraan.
Sedangkan ruas Tol Balikpapan-Samarinda, tercatat sebanyak 12.294 kendaraan melintas, meningkat 22,05 persen dibandingkan volume lalin normal harian 2024 yaitu sebanyak 10.073 kendaraan.
Kemudian, untuk ruas Tol Manado-Bitung, tercatat sebanyak 6.193 kendaraan melintas, meningkat 10,67 persen dibandingkan volume lalin harian normal 2024 sejumlah 5.596 kendaraan
Dan ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, tercatat sebanyak 52.000 kendaraan melintas, meningkat 4,02 persen dibandingkan volume lalin normal harian 2024 yaitu sebanyak 49.991 kendaraan.
Menyimak peningkatan pengguna jalan tol ini, pengguna jalan tol diimbau untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang kenaikan Yesus Kristus dengan baik.
Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima. Tetap mematuhi protokol kesehatan, memastikan kecukupan Bahan Bakar Minyak (BBM), dan saldo uang elektronik atau e-toll, serta mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.
Baca Juga: 20.454 Penumpang Gunakan Whoosh saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2024
Di sisi lain, dalam periode libur Hari Kenaikan Yesus Kristus 2024, layanan preservasi/pemeliharaan agar kualitas jalan tol dipastikan terjaga dalam kondisi baik.
Tim Jasa Marga terus siaga untuk menangani potensi gangguan kondisi jalan tol secara cepat dan tepat.
Berita Terkait
-
Apakah 15 Mei 2026 Cuti Bersama? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
-
Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?
-
Menemukan Sisi Tenang Uskudar di Tengah Istanbul
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi