Suara.com - Presiden Joko Widodo resmi mengangkat Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie dan mantan Deputi Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro menjadi Staf Khusus Presiden (Stafus Presiden). Lantas berapa kira-kira gaji Stafus Presiden?
Seperti yang diungkap Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, penugasan stafus baru ini berlaku sejak hari Rabu, 15 Mei 2024 kemarin.
"Pada hari ini, Bapak Presiden berturut-turut menerima Bapak Juri Ardiantoro dan Ibu Grace Natalie ke Istana Merdeka. Mereka berdua dipanggil Bapak Presiden untuk mendapatkan penugasan sebagai Staf Khusus Presiden RI. (Penugasan) per hari ini," ujar Ari kepada wartawan, Rabu (15/5/2024).
Sebelum diangkat menjadi stafus, keduanya memang sempat mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta. Setelah diangkat jadi stafus, Grace Natalie dan Juri Ardiantoro akan menjalani tugas-tugas sesuai arahan Presiden Jokowi.
Sosok Grace Natalie juga sempat menjadi sorotan dalam debat capres Pemilu 2024 kemarin. Dimana dirinya terlihat mendatangi moderator debat di sela-sela sesi.
Banyak pihak yang menyayangkan sikap Grace Natalie kala itu. Lantaran ia masuk dalam pendukung salah satu pasangan calon presiden, yakni Prabowo Subianto. Sikap Grace Natalie yang mendatangi moderator dianggap mengintervensi acara debat pemilu 2024.
Tugas dan Fungsi Stafsus Presiden
Secara umum, staf khusus Presiden dibentuk dengan tugas khusus serta bertanggung jawab untuk membantu tugas seorang Presiden. Aturan terkait staf khusus presiden ini tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 17 Tahun 2012. Adupun aturan ini sudah beberapa kali diubah, terakhir diubah menjadi Perpres Nomor 56 Tahun 2020.
Sesuai dengan aturan terbaru itu, stafsus Presiden mempunyai sejumlah tugas dan fungsi penting di lingkungan Kantor Staf Presiden. Mengenai jumlah dibatasi maksimal hanya tiga orang, dan masing-masing bertanggung jawab kepada kepala staf kepresidenan.
Baca Juga: Riwayat Pendidikan-Karier Grace Natalie, Mendadak Diangkat Jadi Stafsus Jokowi
Sementara itu tugas utama staf khusus yaitu memberikan saran dan pertimbangan terhadap kepala staf kepresidenan sesuai dengan penugasan yang diberikan. Saran yang diberikan ini tentu harus relevan dan sesuai dengan bidang ahli yang mereka jalani.
Selama menjalankan tugasnya, staf khusus Presiden harus menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan juga sinkronisasi yang baik dengan unit organisasi di lingkungan Kantor Staf Presiden. Tata kerja mereka juga akan diatur oleh kepala staf kepresidenan.
Bertugas memberi masukan serta saran kepada Presiden Joko Widodo, lantas berapa kira-kira gaji yang akan diterima para stafus ini?
Gaji Stafus Presiden
Dalam rangka menyokong kelancaran tugas dan fungsinya, stafus presiden dipastikan mendapat hak keuangan setiap bulannya. Hal tersebut diatur dalam Peraturan Presiden No 144/2015 terkait Besaran Hak Keuangan Bagi Staf Khusus Presiden, Staf Khusus Wakil Presiden, Wakil Sekretaris Pribadi Presiden, Asisten, dan Pembantu Asisten.
Menurut peraturan itu, hak keuangan yang diterima oleh staf khusus Presiden tiap bulannya mencapai hingga Rp51 juta. Hak keuangan itu sudah termasuk gaji dasar, tunjangan kinerja, hingga pajak penghasilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui
-
BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen