Suara.com - Langkah ikut andil dalam mensukseskan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur yang masih membutuhkan percepatan arus logistik melalui sektor laut, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengapresiasi PT. Dharma Lautan Utama (DLU) yang telah mengambil peran dengan membuka akses pelayaran rute Surabaya-Donggala-Balikpapan dengan KM Dharma Kencana V yang diresmikannya pada Sabtu (18/5/2024) di Dermaga Jamrud Utara pelabuhan Tanjung Perak.
Langkah nyata Dharma Lautan ini sejalan dengan program pemerintah yang akan melakukan improvement terkait dengan konektifity, yang mana PT DLU sudah ambil peran dalam penambahan armada,
”Pemerintah tidak akan megambil peran semua kegiatan yang harus melakukan investasi, karenanya kami apresiasi terhadap DLU atas peresmian Kapal Dharma Kencana V dalam mendukung kelancaran pembangunan Ibu Kota Negara (IKN),” tutur menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, saat meresmikan kapal Dharma Kencana V di dermaga Jamrud pelabuhan Tanjung Perak, ditulis Rabu (22/5/2024).
Menhub yakin dengan apa yang telah dilihatnya secara langsung kondisi kapal yang tergolong mewah di kelas kapal Roll On-Roll Off (RORO) dengan spek yang telah memenuhi standart ke International Maritime Organizer (IMO) dan memiliki kecepatan hingga 27 knot, percepatan arus logistik menuju IKN tentu akan mengalir deras berjalan dengan baik dan lancar.
”Kapal ini punya standart keselamatan diatas standarisasi International solas serta telah diperiksa oleh badan klasifikasi indonesia (BKI) dan mendapatkan sertifikasi kesempurnaan dari Direktorat jenderal perhubungan laut,” paparnya.
Sementara itu penasehat utama sekaligus owners PT DLU, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menyampaikan bahwa sebetulnya rute Surabaya- Balik Papan ini sudah ada sejak tahun dua ribuan, namun kata Pria terpilih legislatif DPR RI periode 2024-2029, manajemen DLU merubah posisi kapal yang membutuhkan ukuran yang lebih besar.
”Itu semua untuk menunjang antisipasi IKN, makanya kami menyiapkan kapal ini, karena selain yang bisa menampung logistik dan orang juga punya kecepatan yang tinggi,“ tutur BHS.
BHS sapaan akrab yang juga sebagai pengamat transportasi itu juga menyampaikan terima kasih kepada Menhub BKS yang sudah meresmikan kapal Dharma Kencana V ( yang merupakan kapal ke 48).
"Ini pertama kali kapal kita diresmikan oleh Bapak Menteri Perhubungan, ini bagi kami sejarah untuk PT DLU, saya haturkan sembahnuwun atas rawuhnya bersama Bapak Dirjen Hubla,” ungkapnya.
Baca Juga: IKN Dinilai Miliki Banyak Potensi sebagai Ibu Kota Baru, Komunikasi dan Konektivitas adalah Kunci
Sekedar info, kapal ini dibangun di Jepang pada tahun 2006 dan di operasikan lagi di Indonesia. Kapal ini merupakan kapal favorit di jepang sebab efektif dan efisien dalam penggunaan BBM nya, dan memiliki panjang 17 0 meter dan lebar 27 meter ukuran ini masuk katagori kapal RO-RO di Indonesia terbesar, juga punya keunggulan dalam spesifikasi kecepatan sebab kapal ini mampu kecepatan rata-rata dalam kelakukan voyeger 21 knot hingga 27 knot
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana