Suara.com - Libur perayaan Hari Suci Waisak 2568 BE (Buddhist Era) atau 2024 di Indonesia berlangsung tiga hari (23-25/5/2024) ditambah akhir pekan. Kebutuhan bahan pangan di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami penyesuaian.
Dikutip dari kantor berita Antara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan para pelaku usaha menambah pasokan daging ayam.
Berbobot 40 ton, pengadaan ayam ini untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat selama libur panjang Hari Raya Waisak 2024.
"Kami pastikan stok daging cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," jelas Tarmin AB, Kepala Disperindag Kepulauan Babel di Pangkalpinang, pada Jumat (24/5/2024).
Dengan adanya penambahan pasokan 40 ton ayam broiler, maka stok ayam yang ada di lima distributor mencapai 464,2 ton. Suatu jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kawasan itu.
Sebanyak 464,2 ton stok ayam tadi tersebar di gudang distributor PT Semesta Mitra Sejahtera mencapai 300 ton, UD Satwa 50 ton, Pelita Trijaya Bersinar 53 ton, Hypermary 0,2 ton, serta PT Ciomas 61 ton.
"Stok ayam ini belum termasuk persediaan di pedagang eceran dan peternak ayam usaha rumah tangga. Sehingga stok ayam tepatnya mencapai 500 ton lebih," lanjut Tarmin AB.
Stok ayam yang mencukupi tentunya berdampak langsung terhadap harga yang masih bertahan normal di pedagang eceran pasar moderen dan tradisional di Kota Pangkalpinang.
Harga ayam broiler di Pasar Pembangunan dan Pasar Pagi Kota Pangkalpinang bertahan normal Rp 28.000 per kg dan ayam kampung Rp 75.000 per kg.
Baca Juga: 135.205 Kendaraan Gunakan Tol Trans Jawa Sampai Hari H Libur Waisak 2024
"Selama libur panjang Hari Raya Waisak ini, permintaan masyarakat mengalami peningkatan dibandingkan hari biasanya. Namun tidak mempengaruhi harga yang masih normal karena stok ayam yang cukup berlimpah," pungkas Tarmin AB.
Berita Terkait
-
Waspada Cuaca Buruk, Warga Bangka Belitung Diimbau Tak Rayakan Tahun Baru di Pantai
-
Misteri 'Lulus Sebelum Kuliah' Terbongkar! 7 Fakta Wagub Hellyana Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu
-
Negara Hadir Lewat Koperasi: SPBUN Nelayan Tukak Sadai Resmi Dibangun
-
Harga Pangan Nasional Melemah, Cabai hingga Beras Kompak Turun
-
262 Hektare Hutan Rusak, Panglima TNI hingga Menhan 'Geruduk' Sarang Tambang Ilegal di Babel
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Tiba-tiba Purbaya Singgung Demo Besar dan Penjarahan Rumah Sri Mulyani
-
Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik
-
Tembus 3,55 Persen di Januari 2026, Purbaya Klaim Inflasi Reda Setelah Maret
-
Pertamina Resmi Satukan Tiga Anak Usaha ke Subholding Downstream
-
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
-
IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham