• Pembiayaan kepemilikan rumah bisa dilakukan melalui mekanisme sewa beli.
Persyaratan Peserta untuk Mendapatkan Pembiayaan
Untuk bisa mendapatkan pembiayaan perumahan lewat program Tapera, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan di bawah ini:
• Memiliki masa kepesertaan paling singkat selama satu tahun atau 12 bulan.
• Golongan masyarakat berpenghasilan rendah.
• Belum mempunyai rumah.
• Menggunakan dana untuk pembiayaan pemilikan rumah pertama, pembangunan rumah pertama, maupun perbaikan rumah pertama.
Cara Menghitung Iuran Tapera Pegawai Swasta
Iuran Tapera dapat dihitung sesuai persentase tertentu dari gaji bulanan pekerja. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menghitung iuran Tapera:
Baca Juga: Bergaji Rp 43 Juta/Bulan, Daftar Anggota Komite BP Tapera Ada Sri Mulyani Hingga Basuki
Menentukan Persentase Iuran Tapera
• Sesuai peraturan yang berlaku, persentase iuran Tapera sebesar 3% dari gaji bulanan.
• Dari jumlah ini, 2,5% dibayar oleh para pekerja dan 0,5% oleh pemberi kerja (untuk pekerja di sektor formal).
Cara Menghitung Iuran Bulanan Tapera
• Misalkan seorang pekerja memperoleh gaji bulanan Rp 5.000.000.
• Maka, iuran Tapera sebesar 3% dari Rp 5.000.000 = Rp 150.000.
• Dari Rp 150.000 itu, Rp 125.000 dibayar oleh pekerja sebesar (2,5%) dan Rp 25.000 dibayar oleh pemberi kerja sebesar (0,5%).
Simulasi Iuran Tapera Berdasarkan Besaran Gaji
Berikut ini merupakan beberapa contoh simulasi iuran Tapera untuk berbagai besaran gaji yang diterima:
Gaji Rp 3.000.000 per bulan:
• Iuran sebesar: 3% dari Rp 3.000.000 = Rp 90.000
• Dibayar pekerja: 2,5% dari Rp 3.000.000 = Rp 75.000
• Dibayar oleh pemberi kerja: 0,5% dari Rp 3.000.000 = Rp 15.000
Gaji Rp 5.000.000 per bulan:
• Iuran dengan total: 3% dari Rp 5.000.000 = Rp 150.000
• Dibayar oleh pekerja: 2,5% dari Rp 5.000.000 = Rp 125.000
• Dibayar oleh pemberi kerja: 0,5% dari Rp 5.000.000 = Rp 25.000
Gaji Rp 10.000.000 per bulan:
• Iuran dengan total: 3% dari Rp 10.000.000 = Rp 300.000
• Dibayar oleh pekerja: 2,5% dari Rp 10.000.000 = Rp 250.000
• Dibayar oleh pemberi kerja: 0,5% dari Rp 10.000.000 = Rp 50.000
Gaji Rp 15.000.000 per bulan:
• Iuran dengan total: 3% dari Rp 15.000.000 = Rp 450.000
• Dibayar oleh pekerja: 2,5% dari Rp 15.000.000 = Rp 375.000
• Dibayar oleh pemberi kerja: 0,5% dari Rp 15.000.000 = Rp 75.000
Demikianlah informasi tentang simulasi hitung iuran Tapera. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Bergaji Rp 43 Juta/Bulan, Daftar Anggota Komite BP Tapera Ada Sri Mulyani Hingga Basuki
-
Kritik Aturan Tapera, Kiky Saputri Malah Dinyinyiri Netizen: Hasil dari Oke Gas Oke Gas
-
Soleh Solihun Julidin Aturan Tapera: Perlu Nabung 100 Tahun Baru Dapat Rumah
-
Capai Puluhan Juta, Segini Honor yang Didapat Pengurus Tapera
-
Cuitan Ernest Prakasa soal Tapera Singgung Jokowi: Kebijakan Buat Siapa Sih Pak?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM