"Komitmen ini akan terus ditingkatkan Pupuk Kaltim, dengan menyasar berbagai sektor dalam mendorong keberlanjutan secara maksimal. Termasuk penguatan kapasitas pendidikan generasi di Kalimantan Timur melalui langkah konkret yang dijalankan," tambah Sugeng.
Mewakili Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Pendidikan Berau melalui Koordinator Pengawas Sekolah Muhammad Ali Hanafi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Pupuk Kaltim, sebagai upaya bersama dalam mendorong literasi dan penguatan kapasitas pendidikan generasi yang lebih unggul dan berdaya saing.
Kata dia, bantuan perpustakaan keliling sangat tepat sebagai sarana belajar masyarakat untuk menimba berbagai pengetahuan, utamanya terkait pelestarian alam dan lingkungan. Begitu juga dengan perangkat belajar bagi siswa di empat SD Maratua, menunjukkan partisipasi proaktif perusahaan untuk menggiatkan semangat anak didik menimba pengetahuan.
"Bantuan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan budaya literasi dan pengetahuan di Maratua, mengingat pendidikan merupakan hal penting dalam mewujudkan masyarakat mandiri berkelanjutan," ungkap Ali Hanafi.
Dirinya pun berharap program ini dapat terus ditingkatkan Pupuk Kaltim dengan realisasi dukungan lainnya, sehingga peningkatkan kapasitas masyarakat melalui edukasi semakin dimaksimalkan melalui pendidikan yang layak bagi generasi mendatang.
"Semoga kedepan program seperti ini bisa terus dilaksanakan Pupuk Kaltim, karena sangat membantu masyarakat maupun anak didik di Maratua ini," tutup Ali Hanafi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR
-
Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
-
BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022