Suara.com - InJourney Hospitality lewat anak perusahaannya, Hotel Indonesia Group (HIG) menghadirkan program Reduce, Reuse, Recycle (3R) "Cintai Bumi Kita". Intinya adalah bentuk dukungan terhadap keberlanjutan lingkungan di seluruh jaringan hotelnya.
Dikutip dari kantor berita Antara, berbagai unit hotel jaringan HIG yang tersebar di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan "Cintai Bumi Kita", antara lain hotel wilayah Bali, Merusaka Nusa Dua.
Hotel ini mengajak seluruh tamu untuk berpartisipasi dalam pembersihan pantai, dengan fokus pengumpulan sampah plastik di sepanjang Pantai Nusa Dua.
Hasil plastik yang terkumpul dalam kegiatan lalu diserahkan kepada Yayasan Tangkas Hijau untuk didaur ulang lebih lanjut.
Kemudian, hotel KHAS Malioboro dan KHAS Tugu Yogyakarta menghadirkan program mengajak tamu hotel untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengumpulan botol bekas.
Berikutnya diolah menjadi pot dengan berbagai karakter unik dan ditanami pohon yang selanjutnya diberi nama sesuai keinginan tamu.
M. Ariadevi Hermaini, Direktur Operasi dan Portofolio Bisnis InJourney Hospitality menyampaikan bahwa program 3R dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan dari operasional hotel. Serta mendorong para tamu juga karyawan untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan.
"Kami berkomitmen untuk berpartisipasi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui program “Cintai Bumi Kita”, kami ingin mengajak semua pihak baik tamu mau pun staf untuk bergotong royong bersama-sama memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan," papar M. Ariadevi Hermaini.
Rizal Kasim, Direktur Utama HIG menambahkan bahwa Hotel Indonesia Group akan terus berinovasi dan memperkuat program-program keberlanjutan dalam setiap bisnis proses hotel jaringan HIG. Tujuannya demi keberlanjutan dan masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: BI dan IPDN Kampus Sumbar Kolaborasi, Gelar Sosialisasi CBP Rupiah dan Digital Payment UMKM
Saat ini, hotel-hotel jaringan HIG juga telah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Yaitu dengan menyediakan produk ramah lingkungan, seperti minum botol kaca dan amenities dengan produk daur ulang.
"Selain itu, kami juga melakukan efisiensi penggunaan energi dan air dengan memasang teknologi hemat energi dan sistem pengelolaan air yang efisien di masing-masing hotel. Kami optimis setiap tindakan kecil yang kita lakukan dapat memberikan kontribusi besar bagi masa depan bumi," pungkas Rizal Kasim.
Berita Terkait
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat
-
Arus Balik Lebaran 2026 Meledak, InJourney Airports Tambah Ratusan Penerbangan Ekstra
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok