- KEK Sanur gandeng Universitas Udayana perkuat SDM kesehatan standar global.
- Pakar internasional di KEK Sanur dampingi riset dan praktik klinis tenaga medis lokal.
- Kolaborasi ini kunci Indonesia jadi destinasi wisata kesehatan internasional.
Suara.com - PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), bagian dari Holding BUMN Pariwisata InJourney, terus memperkuat ekosistem Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur. Tak tanggung-tanggung, mereka menggandeng Universitas Udayana (Unud) untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat alih pengetahuan (transfer of knowledge) ilmu kesehatan standar internasional.
Kolaborasi strategis ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di "The Sanur", Bali. Menariknya, kerja sama ini juga melibatkan pemain besar fasilitas medis internasional yang ada di sana, mulai dari Bali International Hospital (Pertamedika), The Solitaire Clinic (Bluecross Medika Internasional), hingga Alster Lake Clinic (Asoka Bunga Khatulistiwa).
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menegaskan bahwa KEK Sanur bukan sekadar proyek fisik bangunan. Lebih dari itu, kawasan ini dirancang menjadi platform strategis untuk membangun SDM kesehatan nasional yang mumpuni.
"Kami memastikan transfer knowledge dan kolaborasi riset menjadi fondasi utama. KEK Sanur akan menjadi episentrum baru bagi inovasi kesehatan dan simbol kebangkitan Indonesia dalam peta kesehatan global," ujar Christine dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).
Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana, juga menyambut hangat sinergi ini. Menurutnya, kolaborasi ini membuka pintu lebar bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam praktik klinis berstandar global melalui magang, joint research, hingga pelatihan klinis.
Nantinya, para pakar medis dari luar negeri yang berpraktik di KEK Sanur akan memberikan pendampingan langsung. Harapannya, kualitas dokter dan tenaga medis lokal bisa melompat jauh mengejar standar global.
Dengan adanya jembatan antara dunia akademisi dan industri ini, Indonesia semakin percaya diri memposisikan diri sebagai destinasi International Health & Wellness. Jadi, ke depannya masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan premium, karena "The Sanur" siap menjadi solusinya.
"Dari Sanur untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia," tutup Christine.
Baca Juga: Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M
-
Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi
-
SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen
-
Implementasi Green Shipping Pertamina Patra Niaga Klaim Sukses Pangkas 13.000 Ton CO2
-
Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT
-
Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026
-
Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya
-
Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026
-
Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket
-
CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026