Bisnis / Keuangan
Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:04 WIB
Ilustrasi. Presiden Prabowo Subianto meresmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital, Rabu (25/6/2025). [Dok Biro Pers Sekretariat Presiden]
Baca 10 detik
  • KEK Sanur gandeng Universitas Udayana perkuat SDM kesehatan standar global.
  • Pakar internasional di KEK Sanur dampingi riset dan praktik klinis tenaga medis lokal.
  • Kolaborasi ini kunci Indonesia jadi destinasi wisata kesehatan internasional.

Suara.com - PT Hotel Indonesia Natour (InJourney Hospitality), bagian dari Holding BUMN Pariwisata InJourney, terus memperkuat ekosistem Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur. Tak tanggung-tanggung, mereka menggandeng Universitas Udayana (Unud) untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat alih pengetahuan (transfer of knowledge) ilmu kesehatan standar internasional.

Kolaborasi strategis ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di "The Sanur", Bali. Menariknya, kerja sama ini juga melibatkan pemain besar fasilitas medis internasional yang ada di sana, mulai dari Bali International Hospital (Pertamedika), The Solitaire Clinic (Bluecross Medika Internasional), hingga Alster Lake Clinic (Asoka Bunga Khatulistiwa).

Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menegaskan bahwa KEK Sanur bukan sekadar proyek fisik bangunan. Lebih dari itu, kawasan ini dirancang menjadi platform strategis untuk membangun SDM kesehatan nasional yang mumpuni.

"Kami memastikan transfer knowledge dan kolaborasi riset menjadi fondasi utama. KEK Sanur akan menjadi episentrum baru bagi inovasi kesehatan dan simbol kebangkitan Indonesia dalam peta kesehatan global," ujar Christine dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

Rektor Universitas Udayana, Prof. I Ketut Sudarsana, juga menyambut hangat sinergi ini. Menurutnya, kolaborasi ini membuka pintu lebar bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam praktik klinis berstandar global melalui magang, joint research, hingga pelatihan klinis.

Nantinya, para pakar medis dari luar negeri yang berpraktik di KEK Sanur akan memberikan pendampingan langsung. Harapannya, kualitas dokter dan tenaga medis lokal bisa melompat jauh mengejar standar global.

Dengan adanya jembatan antara dunia akademisi dan industri ini, Indonesia semakin percaya diri memposisikan diri sebagai destinasi International Health & Wellness. Jadi, ke depannya masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan premium, karena "The Sanur" siap menjadi solusinya.

"Dari Sanur untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia," tutup Christine.

Baca Juga: Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Load More