Suara.com - Lion Parcel mengandalkan Gen Z untuk mengembangkan bisnis jasa ekspedisi. Sebab, Gen-Z merupakan generasi yang gemar belanja online, sehingga ada ruang bisnis yang besar bagi perusahaan jasa ekspedisi.
Head of Brand Lion Parcel Benno Suryo Ariantoputro mengatakan Generasi Z yang saat ini mendominasi populasi Indonesia adalah target pasar yang potensial.
Dengan jumlahnya yang mencapai 27,94% populasi, Generasi Z diproyeksikan menjadi pelaku utama dalam perekonomian.
"Lion Parcel melihat potensi yang besar dari Gen Z sehingga penting bagi kami untuk menciptakan campaign yang dapat menarik perhatian mereka," ujarnya yang dikutip, Minggu (9/6/2024).
Melihat Generasi Z yang sangat erat dengan teknologi termasuk media sosial, Lion Parcel berkolaborasi dengan publik figur ternama di Indonesia yaitu Denny Sumargo untuk lebih memperkenalkan Lion Parcel kepada publik khususnya Gen Z dengan cara yang relevan.
Untuk menarik perhatian audiens, Lion Parcel memperkenalkan Denny Sumargo sebagai Chief Eksentrik Officer (CEO) yang berperan aktif dalam mengembangkan brand Lion Parcel secara holistik serta mempromosikan program Lion Parcel melalui konten kreatif di media sosial untuk menggandeng audiens yang lebih masif namun tetap relevan.
Jabatan CEO yang diberikan kepada Denny Sumargo juga turut membangun persepsi sebagai pihak yang kredibel dan netral untuk mengembangkan perusahaan.
Selain itu, Lion Parcel juga telah menerapkan beberapa strategi khusus untuk dapat memperkenalkan brand secara lebih luas. Mulai dari secara rutin bekerja sama dengan berbagai universitas di seluruh Indonesia untuk berbagi ilmu praktikal dari sisi perusahaan, hingga beradaptasi dengan kebutuhan yang terus berkembang agar dapat menghadirkan layanan tepat guna.
Untuk menghadirkan layanan logistik yang mudah diakses dan dekat dengan Gen Z, Lion Parcel menghadirkan aplikasi. Aplikasi Lion Parcel merupakan one stop solution bagi pelanggan khususnya Gen Z yang sangat mengandalkan teknologi dan membutuhkan layanan pengiriman.
Baca Juga: Ketua Banggar Minta Tingkat Pengangguran Gen Z Hingga Hilirisasi Jadi Pembahasan RAPBN 2025
Dengan aplikasi Lion Parcel, pelanggan dapat mengirimkan paket dengan mudah karena tersedia beragam fitur mulai dari Request Pick Up hingga memantau status pengiriman secara real time.
Pelanggan yang mengirim paket juga dapat mengumpulkan loyalty points yang bisa ditukar dengan beragam voucher menarik. Selain itu, layanan terbaru Lion Parcel yaitu COD Ongkir telah dilengkapi dengan metode pembayaran QRIS untuk memudahkan pelanggan terutama segmen Gen Z yang sangat rely on digital.
Sebagai upaya memenuhi preferensi Gen Z yang juga mengutamakan Customer Experience, Lion Parcel memperkenalkan Virtual Assistant Liona yang dapat menjawab kebutuhan pelanggan melalui cara yang lebih dekat dengan Gen Z.
Dilengkapi dengan teknologi terkini Generative AI, Liona dapat memberikan respon yang lebih personal sehingga menciptakan pengalaman yang lebih terhubung antara pelanggan dengan Lion Parcel. Dari sisi tampilan, Lion Parcel menciptakan Liona sebagai gambaran dari Gen Z yang bergaya kasual, muda, dan energik.
"Semua inovasi dan program yang kami hadirkan adalah upaya kami dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Oleh karena itu, Lion Parcel fokus mempelajari preferensi pelanggan termasuk Gen Z agar dapat menghadirkan layanan yang relevan dengan mereka," Kata Benno
Adapun, Lion Parcel meraih penghargaan Creative Branding Campaign to Gen Z dalam ajang Marketeers Youth Choice Awards 2024. Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Lion Parcel sebagai brand yang digemari anak muda khususnya Generasi Z.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari