Suara.com - Dompet Dhuafa Volunteer terus berkomitmen menjalankan campaign mereka perihal meminimalisir sampah plastik hingga hari ini.
Dengan terus berjalannya campaign ini sangat diharapkan dapat mengurangi adanya sampah pelastik yang terjadi di Indonesia.
Tahun ini, campaign tersebut dilakukan sejalan dengan Dompet Dhuafa yang kembali menyalurkan hewan kurban di berbagai daerah di Indonesia salah satunya di Sulawesi Tenggara.
Perwakilan Marketing Komunikasi Dompet Dhuafa, Ika Atika mengatakan, para penerima manfaat dibagikan daging menggunakan besek yang dari kayu atau daun jati yang lalu dibungkus untuk mengurangi plastik sampah plastik sehingga lebih ramah lingkungan.
"Pada penyaluran hewan kurban kali ini yang berada Sulawesi Tenggara khususnya Kendari sudah menggunakan besek dari kayu sehingga sangat meminimalisir penggunaan plastik," ucap Ika.
Tidak hanya itu saja di Desa Lagadi juga sudah menggunakan daun jati pada saat penyerahan daging kepada penerima manfaat
“Pertama karena ramah lingkungan, kedua memanfaatkan yang ada karena daun jati dibelakang rumah samping rumah ada tidak memakan biaya,” ungkap Ali Ode Pua selaku tokoh pemuda Desa Lagadi.
Berita Terkait
-
Meriahkan Hari Raya Idul Adha, Dompet Dhuafa Gelar Serangkaian Kegiatan di Muna Sulawesi Tenggara
-
Momen 2 Bocah Lari dari Sapi Mengamuk, Vibes-nya bak Festival Dikejar Banteng di Spanyol
-
Perbedaan Sapi Limousin dan Simmental, Sama-sama Favorit Hewan Kurban Presiden, Mana Lebih Unggul?
-
Bukannya Takbiran, Sekelompok Pemuda Malah Putar Musik DJ di Atas Truk, Endingnya Apes
-
Bagi Ribuan Paket Daging, Ini Alasan Crazy Rich Cilegon Sembelih Sendiri Hewan Kurbannya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun PELNI, Ini Penyebabnya
-
IHSG Cetak Rekor ke Level 9.000, BEI: Kepercayaan Investor Makin Kuat
-
NWP Property Operasikan PLTS Atap di Empat Pusat Perbelanjaan
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga