Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa emas dan dolar AS merupakan instrumen investasi yang paling menguntungkan untuk masa depan.
Ia menjelaskan bahwa di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, emas dianggap sebagai instrumen investasi paling aman (safe haven).
"Meningkatnya ketidakpastian, tingginya inflasi, dan mundurnya ekspektasi (suku bunga) The Fed saat ini telah mendorong investor beralih ke aset safe haven emas maupun dolar AS," kata Airlangga saat konferensi pers Kondisi Fundamental Ekonomi Terkini dan RAPBN 2025 di Jakarta, Senin (24/6/2024).
Sehingga, ia memprediksi, harga emas dan dolar AS akan terus mengalami kenaikan. Apalagi, masih belum ada sinyal penurunan suku bunga oleh Bank Sentral AS atau The Fed di tengah ketegangan geopolitik dunia.
Selain emas, ia juga menganggap dolar AS sebagai instrumen investasi yang potensial. Hal ini disebabkan oleh nilai tukar dolar AS yang terus menguat terhadap berbagai mata uang, termasuk rupiah.
Seperti yang dikutip Redaksi Suara.com dari Antara, penguatan dolar AS dipengaruhi oleh kebijakan The Fed dan perbaikan ekonomi AS yang berkelanjutan.
Sementara itu, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia pada Senin pagi naik sebesar Rp3.000 per gram, menjadi Rp1.360.000 per gram.
Sementara dolar AS dan emas terus naik, nilai tukar rupiah atau kurs rupiah justru makin suram. Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini, anjlok lagi akibat dipengaruhi data PMI Amerika Serikat (AS) yang solid.
Rupiah turun 8 poin atau 0,05 persen menjadi Rp16.458 per dolar AS dari penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp16.450 per dolar AS.
Baca Juga: Airlangga Puja-puji Jusuf Kalla sebagai Tokoh Golkar yang Ahli Diplomasi
"PMI Manufaktur AS secara mengejutkan naik menjadi 51,7 pada Juni 2024 dari 51,3 pada Mei 2024," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.
Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp1.357.000 per gram pada Sabtu (22/6/2024). Harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Senin mencapai Rp1.235.000 per gram.
Transaksi harga jual emas dikenakan potongan pajak sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berita Terkait
-
Terendus Aroma Korupsi di Proyek Investasi PGN: Siapkah BUMN Ini Dibersihkan?
-
Harga Emas Antam Meroket! Tembus Rp1.360.000 per Gram Hari Ini
-
Diusung Gerindra jadi Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan, Marshel Widianto Pernah 'Ngemis' Buat jadi Kader Golkar
-
Soal Pencalonan Ridwan Kamil pada Pilkada 2024, Airlangga Klaim Golkar Tetap Bersama KIM
-
Airlangga Puja-puji Jusuf Kalla sebagai Tokoh Golkar yang Ahli Diplomasi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari
-
IHSG Nyaris Stagnan pada Perdagangan Jumat, Tapi 352 Saham Meroket
-
BNBR Gelar Rights Issue 90 Miliar Saham, Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi CCT
-
Rupiah Loyo ke Level Rp 16.787/USD di Tengah Aksi Jaga Investor