- BNBR rights issue 90 miliar saham untuk ambil alih Tol Cimanggis Cibitung.
- Laba bersih BNBR 2025 melesat 49,6% jadi Rp502,7 miliar di tengah tantangan.
- Struktur modal BNBR membaik, rasio utang terhadap ekuitas turun signifikan
Suara.com - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) resmi mendapat lampu hijau dari pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.
Keputusan besar ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Jumat (27/2/2026). Melalui aksi ini, emiten milik Grup Bakrie tersebut bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 90 miliar saham baru seri E.
Direktur Utama & CEO BNBR, Anindya N. Bakrie mengungkapkan, rights issue ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan struktur pendanaan, terutama dalam mendukung pengambilalihan PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).
"Seluruh dana akan digunakan untuk pembayaran kewajiban kepada kreditur, serta modal kerja dan pengembangan usaha, termasuk untuk CCT," ujar Anin usai RUPSLB di Jakarta.
Aksi korporasi ini diproyeksikan bakal mengubah wajah neraca keuangan Perseroan menjadi jauh lebih sehat. Anin memaparkan, rasio total pinjaman terhadap total aset akan melandai dari 84,28% menjadi 67,9%.
Bahkan, perbaikan mencolok terlihat pada rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) yang terjun bebas dari 536,02% menjadi 211,57% pasca-PMHMETD.
"Penurunan rasio ini memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi bagi Perseroan untuk melakukan ekspansi dan memperoleh modal kerja tambahan jika diperlukan," tambah Anin.
Meski pendapatan bersih tahun 2025 tercatat sedikit terkoreksi 3,28% menjadi Rp3,74 triliun secara year-on-year (yoy), BNBR justru menunjukkan taringnya di sisi profitabilitas. Perseroan sukses membukukan lonjakan laba bersih hingga 49,6% menjadi Rp502,74 miliar.
Direktur Keuangan BNBR, Roy Hendrajanto M. Sakti, menyebutkan bahwa kinerja positif ini merupakan buah dari efisiensi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kontribusi pendapatan terbesar masih disumbang oleh PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group sebesar Rp2,18 triliun, disusul VKTR Group Rp1,08 triliun, dan BIIN Group Rp464,21 miliar.
Baca Juga: Penyebab Harga Saham BNBR Menguat Hari Ini, Bikin Bakrie Cuan
Di sektor masa depan, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik (EV) nasional. Dengan pendapatan stabil di kisaran Rp1,1 triliun, VKTR fokus pada elektrifikasi transportasi publik seperti TransJakarta dan truk listrik untuk sektor logistik.
Tak hanya VKTR, unit usaha lain juga mencatatkan performa gemilang diantaranya PT Bakrie Construction (BCons) dengan pendapatan melesat 330% menjadi Rp171,58 miliar, PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) dengan tumbuh 41,6% berkat kontribusi MKN Group dan CCT dan PT Southeast Asia Pipe Industries (SEAPI) yang naik 28,1% didorong sektor migas dan non-migas.
Dengan struktur keuangan yang kian kokoh pasca-rights issue, BNBR optimistis dapat terus memacu pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?
-
Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?
-
Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan
-
Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?
-
Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi