Suara.com - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) memperkirakan, pendapatan di sepanjang tahun ini sekitar Rp1,8 triliun hingga Rp1,9 triliun, dengan target laba bersih sebesar Rp900 miliar.
"Top line tahun ini kami mem-budget-kan akan stabil di kisaran Rp1,8 triliun sampai Rp1,9 triliun. Hampir sama dengan tahun lalu. Kalau untuk bottom line di kisaran Rp900 miliar," kata Direktur Utama SUPR, Juliawati Gunawan Halim saat pelaksanaan Public Expose di Jakarta.
Mengacu pada laporan keuangan Tahun Buku 2023, pendapatan SUPR tercatat Rp1,892 triliun atau meningkat tipis 0,2 persen dibandingkan setahun sebelumnya Rp1,888 triliun. Sementara itu, laba bersih di 2023 sebesar Rp1,13 triliun atau meningkat 20,5 persen (year-on-year).
Guna dapat mendukung kinerja operasional di sepanjang tahun ini, Juliawati mengungkapkan bahwa SUPR menyiapkan dana belanja modal (capex) sekitar Rp500 miliar sampai Rp600 miliar.
"Kebanyakan belanja modal tahun ini untuk membangun menara baru untuk relokasi IOH," ucapnya.
Terkait penambahan menara, dia mengatakan bahwa SUPR cukup banyak membangun menara baru, dengan target penambahan menara baru di tahun ini sekitar 50-100 tower. Adapun sumber dana capex tahun ini berasal dari kombinasi pinjaman perbankan dan kas internal perseroan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya
-
Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan
-
Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang
-
Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara