Suara.com - Salah satu pantai yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara, lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) masuk ke dalam 50 besar desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Dikutip dari kantor berita Antara, pencapaian luar biasa dari keikutsertaan ribuan desa ini diraih Pantai Nipah-Nipah.
Tempat wisata ini berlokasi di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
"Bisa lolos dari total 6.016 desa wisata di seluruh Indonesia masuk 50 besar sangat luar biasa," papar Andi Israwati Latief, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara di Penajam, Minggu (30/6/2024).
Apresiasi ia berikan kepada pihak yang sudah bekerja keras dalam melakukan akselerasi pengembangan destinasi wisata di kawasan Pantai Nipah-Nipah.
Keberhasilan ini menjadi bukti potensi Pantai Nipah-Nipah sebagai kunjungan wisata yang baik dan menarik.
Untuk itu, kawasan ini melakukan persiapan kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno untuk proses evaluasi (visitasi) dan penilaian dewan juri.
Disbudpar Kabupaten Penajam Paser Utara telah melakukan koordinasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku usaha, dan semua pihak terkait di Kelurahan Nipah-Nipah untuk mempersiapkan proses evaluasi dan penilaian Pantai Nipah-Nipah.
"Koordinasi dengan sejumlah pihak terkait dilakukan untuk persiapan proses evaluasi oleh Menparekraf dan dinilai langsung dewan juri," jelasnya.
"Kami persiapkan dengan matang, agar dapat peringkat pertama pada setiap pemenuhan kriteria yang ditetapkan pelaksana kegiatan," tutur Andi Israwati Latief.
Lima kriteria yang bakal dinilai untuk Pantai Nipah-Nipah adalah:
- Daya tarik wisata
- Fasilitas pendukung
- Memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan (amenitas) digitalisasi
- Kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM)
- Kemampuan untuk beradaptasi dan tetap teguh dalam situasi sulit (resiliensi).
Nominasi desa wisata terbaik mendapatkan pendampingan yang bertujuan mengoptimalkan potensi, memperkuat tata kelola destinasi dan memastikan keberlanjutan lingkungan maupun wisata agar terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang.
Pendampingan yang diberikan Kemenparekraf bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM, membantu sistem tata kelola yang baik, dan untuk memperoleh aksesibilitas kemitraan.
Andi Israwati Latief menambahkan, tahapan visitasi dan penilaian lapangan dewan juri dilakukan pada Juni-Agustus 2024. Kemudian diikuti rapat penjurian akhir, serta malam puncak penganugerahan pada September 2024.
Baca Juga: Selamat Ulang Tahun Elon Musk: Usia 12 Tahun Sudah Mulai Bisnis Perdana
Berita Terkait
-
Tembus Rp865 Miliar, BRI Jadi Tulang Punggung Ekonomi Pelaku Usaha di NTT
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?
-
Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Ngantor di IKN: Dengan Senang Hati, Tapi Masalahnya...
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu