Suara.com - Pertamina Patra Niaga Soekarno-Hatta Aviation Fuel Terminal & Hydrant Instalation (SHAFTHI) terus menunjukkan komitmenya dalam mendukung pengembangan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Melalui Pelatihan Pembuatan Teh SIJALE (Sirih Jahe Lemon) dalam Program Betel Leaf Empowerment Hub yang diselenggarakan di aula dan halaman Kelurahan Mekarsari dengan peserta ibu-ibu rumah tangga di Kampung Sirih Mekarsari.
Pelatihan ini dihadiri oleh Pj. Walikota Tangerang Dr. Nurdin, S.Sos, M.Si., Camat Neglasari Andhika Nugraha Krisyna Murti, SSTP dan Lurah Mekarsari Eddy Supandi, S.Sos, M.Si.
Pelatihan ini menargetkan ibu rumah tangga dan lansia yang tergolong rentan di Kampung Sirih Mekarsari yang masih di wilayah ring 1 SHAFTHI, dimana pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui keterampilan baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kualitas hidup mereka dan bukan sekadar pelatihan saja melainkan sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.
Salah satu tokoh masyarakat setempat Alex Eko Setiawan menyatakan Kampung Sirih memiliki potensi besar yang dapat dimanfaatkan dengan bekerjasama dengan TJSL Pertamina Patra Niaga SHAFTHI.
“Dengan dukungan ini, kami berharap dapat terus mengembangkan potensi masyarakat dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas," ungkap Alex ditulis Selasa (2/7/2024).
Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian program TJSL Pertamina Patra Niaga SHAFTHI yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Pj. Walikota Tangerang Dr. Nurdin, S.Sos, M.Si mengungkapkan rasa bangganya atas inisiatif ini. Program ini tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi warga, tetapi juga memotivasi mereka untuk terus berinovasi dan berjuang demi masa depan yang lebih baik.
“Semoga program ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa,” ucap Nurdin.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di Integrated Terminal Jakarta
Selain pelatihan Teh SIJALE, acara ini juga memperkenalkan berbagai produk unggulan hasil produksi masyarakat di Kampung Sirih antara lain Sabun Sirih, Batik Ecoprint Daun Sirih, Keripik Sirih dan Rengginang Imoet.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan mengatakan dukungan dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat diharapkan dapat membuat program pelatihan ini memberikan dampak positif yang cukup signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Kampung Sirih Mekarsari.
“Pelatihan ini menunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, masyarakat dapat mengubah tantangan menjadi peluang dan kami percaya bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan kunci untuk menciptakan perubahan yang berarti dan berkelanjutan,” ujar Eko.
“Produk-produk unggulan produksi masyarakat Kampung Sirih ini merupakan bukti nyata dari potensi besar untuk menghasilkan barang-barang berkualitas yang tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga ramah lingkungan, dimana saat ini produk-produk tersebut sedang dalam proses pengajuan HAKI (Hak Cipta dan Paten) serta akan diikutsertakan dalam kompetisi inovasi tingkat nasional,” tutup Eko.
Pelatihan ini menekankan pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan, dengan fokus pada pencapaian beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Tanpa Kemiskinan – memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui produksi dan pemasaran produk local; Kehidupan Sehat dan Sejahtera – mengembangkan produk-produk sehat seperti Teh SIJALE yang memiliki manfaat Kesehatan; Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui produksi dan penjualan produk; Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan – mengembangkan komunitas yang tangguh dan mandiri dengan memanfaatkan potensi local; Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab – mendorong praktik produksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta Penanganan Perubahan Iklim – mengurangi dampak lingkungan melalui praktik produksi yang efisien dan ramah lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik