Suara.com - Tahun ini, Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia berlangsung secara hybrid. Yaitu di Istana Negara Jakarta, serta Ibu Kota Nusantara (IKN).
Presiden RI Joko Widodo dan Prabowo Subianto serta para menteri Kabinet Indonesia Maju akan menghadiri upacara di IKN. Sedangkan Wakil Presiden Maruf Amin serta Gibran Rakabuming Raka berada di Jakarta.
Masyarakat Indonesia akan berada di tempat bermukim masing-masing untuk merasakan momentum peringatan bersejarah ini. Bisa pula berada di IKN karena ingin ikut menjadi saksi bersejarah perjalanan perpindahan ibu kota negara kita.
Dikutip kantor berita Antara dari media briefing daring, konsultan properti Colliers Indonesia memperkirakan perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN bisa meningkatkan hunian hotel-hotel di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
"Tentu kalau semua dikerahkan untuk datang ke sana, tingkat hunian hotel di Balikpapan akan menjadi tinggi," jelas Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia di Jakarta, pada Rabu (3/7/2024).
Menurutnya, tidak hanya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pejabat pemerintahan yang akan mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI di IKN. Juga para tamu VIP dan undangan dari kedutaan besar negara-negara sahabat yang akan diajak ke sana untuk melihat perkembangan pembangunan IKN.
"Ini akan menaikkan tingkat hunian hotel-hotel di Balikpapan," tukasnya.
Ibu Kota Negara Nusantara, Kalimantan Timur, menjadi titik awal perpindahan ibu kota negara secara bertahap dari DKI Jakarta ke Nusantara.
Sehingga perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN pada 17 Agustus 2024 juga menjadi upacara selamat datang ibu kota baru.
Baca Juga: Uji Taksi Terbang di IKN Berlaku Safety Assessment, Apakah Itu?
Otorita IKN (OIKN) menyatakan IKN beroperasi secara perdana pada 17 Agustus 2024 bertepatan perayaan HUT Kemerdekaan RI di Nusantara, Kalimantan Timur.
Periode 2022-2024 adalah pemindahan tahap awal ke IKN Nusantara, melakukan pembangunan infrastruktur utama seperti Istana Kepresidenan, Gedung MPR/DPR, dan perumahan, juga meliputi pemindahan ASN tahap awal.
Berita Terkait
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
BYD M6 Kini Punya Varian Plug In Hybrid, Sanggup Tempuh 1.800 Kilometer Sekali Isi Bensin
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur
-
Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah
-
Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan
-
Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya
-
IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun