Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berkolaborasi dengan Water.org melakukan kampanye edukasi perilaku higienis dan sanitasi bertema “Penggunaan Sarana Sanitasi yang Aman untuk Mendukung Percepatan ODF (Open Defecation Free) dan Meningkatkan Produktivitas Masyarakat”.
Edukasi kesehatan ini di selenggarakan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dan diikuti oleh 250 nasabah PNM Mekaar. Acara tersebut juga dihadiri oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Ani Latifah.
Direktur Operasional, Digital, dan Teknologi Informasi PNM, Sunar Basuki menyatakan siap mendukung program pemerintah terkait ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.
“Kami menyediakan pembiayaan untuk pembangunan atau perbaikan sarana sanitasi yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh nasabah PNM Mekaar juga masyarakat yang lebih luas,” ungkap Sunar.
Ia juga berharap, nantinya sarana sanitasi dapat dikelola dengan baik secara kolektif.
Menurut Sunar, selain adanya fasilitas sanitasi yang mumpuni, literasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) juga perlu terus ditingkatkan. Sunar mengimbau para nasabah untuk turut mengedukasi anggota keluarganya terkait PHBS.
“Nasabah Mekaar ini semuanya perempuan. Kalau mereka kami edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, anak-anaknya pun bisa diarahkan untuk menerapkan hal tersebut. Jadi saling berkesinambungan,” tambahnya.
Edukasi kepada nasabah PNM Mekaar ini dikemas dengan pola sosialisasi interaktif agar mudah dipahami dan diterapkan. Mulai dari sosialisasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat dan pengenalan 5 pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).
“Kami optimistis, program edukasi kepada nasabah Mekaar, sebagai kelanjutan dari produk Mekaar WASH, bisa mendukung program pemerintah dalam percepatan ODF,” tutup Sunar.
Baca Juga: Pengrajin Anyaman Mansiang Rasakan Manfaat Program PNM Mekaar
PNM sendiri telah bermitra dengan Water.org sejak tahun 2019 untuk mengembangkan produk Mekaar WASH yaitu pembiayaan air minum dan sanitasi bagi nasabah PNM Mekaar.
Berita Terkait
-
Kisah AO PNM Mekaar yang Sukses Jadi Mentor di Ruang Pintar
-
UMKM Naik Kelas: BRI, Pegadaian, dan PNM Bersinergi Bangun Ekonomi Nasional
-
Direktur Utama PNM Ajak PPI Dunia Berdayakan Masyarakat Akar Rumput
-
Cerita Nasabah PNM Mekaar Geluti Hobi Rajut yang Membawa Hoki
-
Optimalkan Kelestarian Lingkungan, PNM Peduli Salurkan Bantuan Sarana Air Bersih di Dusun Ngreco
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan