Suara.com - Profil dan kekayaan Lo Kheng Hong kerap disorot sebagai raja saham Indonesia. Dia tak pelit ilmu lantaran sering membagikan tips mengoleksi saham yang juga menjadi sumber utama kekayaannya.
Seperti diketahui, Lo selama ini menaruh investasi pada saham milik PT ABM Investama Tbk (ABMM) yang bergerak di sektor energi dan batu bara. Kini lebih dari 5 persen dari total saham tersebut dipegang oleh Lo Kheng Hong.
Lo Kheng Hong membeli saham perusahaan tersebut pada 28 Maret 2024 dengan melakukan empat kali transaksi, masing – masing 90.000 saham ABMM dibeli dengan harga Rp3.810, kemudian 40.000 saham dibeli di Rp3.820, lalu 110.000 saham dibeli di Rp3.840, dan terakhir 40.000 saham dibeli di Rp3.860. Desngan demikian, total saham yang dibeli sebanyak 280.000 lot senilai Rp 1,07 miliar.
Keputusan Lo dalam membeli saham ABMM dilatarbelakangi oleh kinerja positif perusahaan. ABMM mencatat kenaikan laba tahun berjalan USD 289 juta sepanjang 2023 atau naik 7 persen dari tahun sebelumnya.
Lo juga mendiversifikasi kepemilikan saham ke sejumlah perusahaan lain. Dia diketahui juga menanam saham di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Bank OCBC NISP (NISP), dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Daftar ini menarik karena setidaknya ada dua emiten perbankan yang sahamnya juga dibeli oleh Lo.
Bahkan, Lo Kheng Hong masuk dalam jajaran 20 orang pemegang saham terbanyak BNGA. Per Desember 2023, dia nangkring di urutan ke-14 dengan total 19.764.000 saham atau sebanyak 0,08%.
Meski semuanya terdengar mentereng, bukan berarti Lo Kheng Hong tak pernah mengalami kegagalan dalam bermain saham. Pada 2022 lalu kekayaannya menguap Rp15 miliar dalam sehari akibat aturan pelarangan ekspor batu bara yang diterbitkan pemerintah. Padahal dia menaruh kekayaannya dalam saham perusahaan batu bara PT Petrosea Tbk. Saat itu Lo menguasai lebih dari 151 juta saham perusahaan atau 15 persen dari total keseluruhan. Saat itu, nilainya mencapai Rp333 miliar.
Namun, di hari kebijakan pelarangan itu terbit nilai saham perusahaan turun hingga kekayaan Lo pun ikut menguap.
Dari pengalaman tersebut, Lo pernah berujar bahwa harga tiap komoditas pasti penuh dengan fluktuasi. Dengan demikian, saat bad time saham batu bara mungkin akan murah, namun dirinya percaya suatu saat harga tersebut pasti akan kembali lagi. Namun demikian, sebelum memutuskan berinvestasi seorang calon investor mesti jeli dalam membaca pasar.
Baca Juga: Siapa Mama Ghufron? Kiai yang Mengaku punya Kemampuan Seperti Nabi Sulaiman
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Saham SMGR Masuk Daftar Indeks PEFINDO i-Grade
-
Fakta Emil Audero, Kiper Keturunan Mataram NTB yang Merumput di Eropa dan Gagal Bela Timnas Indonesia
-
Mama Ghufron Orang Mana? Sosok Mengaku Bisa Bahasa Semut Ini Punya Ponpes Besar di Jawa Timur
-
Setelah Kehilangan Nasabah Besar, BSI Juga Bakal Ditinggal Pemegang Saham
-
Siapa Mama Ghufron? Kiai yang Mengaku punya Kemampuan Seperti Nabi Sulaiman
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor