Suara.com - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tertembak di bagian telinga kanan. Penembakan itu terjadi kala dirinya sedang berkampanye politik Pemilu AS di Pennyslvania, Sabtu (13/7/2024) lalu.
Foto-foto Donald Trump dengan kepalan tangan ke atas kepala, darah mengalir di telinga kanannya dan latar belakang bendera AS berkibar membuat nama mantan presiden itu melambung tinggi.
Insiden yang menimpa Donald Trump membuat pasar mengerek tinggi bitcoin. Per Senin (15/7), harga bitcoin menyentuh 62.694 dolar AS setara Rp1,01 miliar. Harga ini naik sekitar 4.500 dolar AS.
Diketahui Trump sangat berpengaruh pada kampanye kripto kala Pemilu AS 2024. Mantan presiden pro kripto tersebut mengadopsi platform inovasi mata uang kripto.
Nantinya platform itu digunakan untuk memasang prioritas kebijakan jika menjabat sebagai Presiden AS sekaligus menunjukkan Trump dan Partai Republik berminat pada aset digital. Tak hanya itu, kampanyenya juga menerima sumbangan kripto.
Kampanye berkenaan Konferensi Bitcoin juga dilakukan Trump di Tennessee. Dirinya terlihat mendulang suara dari kampanye berbau Bitcoin. Sebab 50 juta warga AS mempunyai koin kripto pada 2023, menurut Tim Kampanye Trump.
Trump bahkan memiliki set token non-fungible (NFT) dengan jenama miliknya sendiri. Sebelumnya jejak portofolio aset milik Trump sangat anjlok sebab pasar kripto melemah. Investasinya sempat lebih dari $30 juta setara Rp487,2 miliar.
Menurut data Arkham Intelligence, portofolio kripto Trump turun 75 persen menjadi $8 juta selama sebulan terakhir. Adapun aset kripto Trump terdiri dari TRUMP $3,5 juta, ETH $1,5 juta, TROG $1,5 juta, dan WETH $ 1 juta.
Dalam sebulan, Trump telah kebobolan $22 juta karena memegang aset digital ini. Penurunan ini berasal dari investasi yang banyak untuk token berbasis komunitas utilitas minimal. Padahal jenis token tersebut berkeyakinan paling rendah dan mudah tergoncang fluktuasi harga.
Baca Juga: Langkah Krusial Bank of Italy dalam Regulasi Kripto Uni Eropa
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April