Suara.com - Kabar baik bagi para pelancong yang hobi berpergian ke luar negeri. Kini transaksi lebih mudah karena Korea Selatan masuk dalam daftar terbaru negara yang bisa gunakan QRIS. Tren positif ini menunjang animo warga Indonesia melancong ke Negeri Ginseng setelah budaya populer Korea Selatan menjadi tren di seluruh dunia. Dengan demikian, pemakaian QRIS kini bisa dilakukan di empat negara sebagai berikut seperto dikutip dari website ATM Bersama.
1. Korea Selatan
Pemakaian QRIS di Korea Selatan merupakan hasil MoU antara Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK) yang ditandatangani di Malaysia, Senin (15/7/2024) kemarin. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur BoK Ree Chang-yong.
Sebelum implementasi dilaksanakan secara penuh, BI dan BoK sepakat akan melakukan tahap uji coba terlebih dahulu sebelum transaksi antarnegara bisa dilakukan secara penuh. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara.
2. Thailand
Thailand merupakan salah satu negara yang bekerja sama dengan Indonesia dalam memberlakukan metode pembayaran QRIS antarnegara. Kerja sama ini mulai diterapkan pada tanggal 17 Agustus 2021 yang penerapannya melibatkan 76 penyedia jasa sistem pembayaran baik dari pihak Indonesia dan Thailand.
3. Malaysia
Malaysia merupakan salah satu negara ASEAN yang telah menjalin kerja sama dalam memberlakukan metode pembayaran dengan QRIS . Kerja sama ini secara resmi diluncurkan pada 8 Mei 2023. Saat ini, wisatawan Indonesia dapat melakukan pembayaran dengan menggunakan QRIS di Malaysia. Begitu juga sebaliknya, wisatawan Malaysia juga bisa melakukan transaksi di Indonesia dengan cukup menemukan logo QRIS di merchant-merchant yang ada di Indonesia dan scan QR-nya untuk melakukan transaksi.
4. Singapura
Baca Juga: Desa Pintar Pertama di Maluku, Rutong Tingkatkan Ekonomi dengan Platform Digital
Bersamaan dengan dua negara ASEAN sebelumnya, Singapura juga merupakan negara yang telah menjalin kerja sama dengan Indonesia untuk memberlakukan QRIS antarnegara yang diresmikan pada perhelatan Singapore Fintech Festival (SFF), 17 November 2023. Kerja sama ini juga berada di bawah arahan dari Bank Indonesia dan Monetary Authority of Singapore (MAS), juga termasuk Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), RAJA (Rintis, Artajasa, Jalin, dan Alto), dan NETS.
Di samping empat negara tersebut, QRIS akan dikembangkan ke satu negara ASEAN lainnya yakni Filipina. Kerja sama ini merupakan hasil kesepakatan bersama 5 negara ASEAN yaitu Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kim Pan-gon dalam Angka: Singkat tapi Berkesan untuk Timnas Malaysia
-
Bertajuk Run 2 U Running Man Live in Jakarta, Harga Tiket Mulai Rp950 Ribu
-
Bertajuk Run 2 U Running Man Live in Jakarta, Harga Tiket Mulai Rp950 Ribu
-
Park Bo Gum Ungkap Alasan Bergabung ke The Black Label: Ingin Suasana Baru
-
Desa Pintar Pertama di Maluku, Rutong Tingkatkan Ekonomi dengan Platform Digital
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya