Suara.com - PT Berkah Lancar Pangan (BLP) berkolaborasi dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) yang merupakan member dari ID Food melepas ekspor perdana komoditas getah damar jenis mata kucing grade ABX asal Lampung sebanyak 30 MT dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju India.
Tujuan ekspor ini adalah untuk memperluas pasar komoditas getah damar dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ekspor ini merupakan tindak lanjut atas Nota Kesepahaman Rencana Kerja Sama Dagang antara PPI dengan Raaj Handicraft asal India.
"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya ekspor getah damar ini kepada seluruh pihak dan stakeholders terkait. Harapannya komoditas ini dapat berkembang untuk kemudian di ekspor ke negera lainnya dengan kuantitas yang lebih tinggi," ujar Direktur Utama PT PPI S. Hernowo dalam keterangannya, Sabtu (20/7/2024).
Sementara BLP berperan dalam pemenuhan kebutuhan ekspor getah damar yang bekerja sama dengan petani, koperasi dan kelompok tani. Getah damar memiliki kegunaan sebagai bahan baku industri plastik, cat, tinta dan kosmetik. Selain itu juga dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan, tekstil, dan lainnya.
"Apresiasi kami tujukan kepada semua pihak yang terlibat. Aktivitas ekspor ini dapat dilakukan berkat kolaborasi berbagai pihak. Semoga ekspor ini dapat menjadi pemicu bagi kami dan para pelaku usaha untuk terus mendorong peertumbuhan ekonomi nasional," ujar Komisaris Utama BLP Harsya Adhyatmiko.
BLP sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang persediaan makanan, agribisnis, komoditas pemasok, distrubusi, logistik, layanan katering dan manajemen retail. BLP telah lebih dari lima tahun melayani palanggan untuk pemenuhan bahan baku makanan. Kini, BLP telah memiliki fasilitas pergudangan baik frozen maupun dry serta warehouse management system yang memanfaatkan digitalisasi.
"Kami bermaksud untuk menjadi perusahaan pangan yang unggul dan terdepan dalam membantu terciptanya kedaulatan pangan nusantara. Salah satu caranya, bekerjasama dengan supplier dan customer untuk mengembangkan produk dan sistem dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar," ujar Harsya.
Terkait aktivitas ekspor yang dilakukan BLP dan PPI, Pemerintah juga telah melakukan peningkatan melalui beragam strategi, diantaranya identifikasi komoditas unggulan, penyederhanaan prosedur dan perizinan, peningkatan akses ke pasar internasional, fasilitas pembiayaan ekspor, pengembangan infrastruktur logistik, pengembangan tenaga kerja terampil, promosi produk ekspor, dan lainnya
“Pada hakekatnya, peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan adalah kunci untuk pengembangan ekspor. Pemerintah akan terus memberikan dukungan kebijakan bagi pelaku usaha untuk melakukan ekspor. Diharapkan berbagai kebijakan yang telah dibuat Pemerintah dapat mengakselerasi pencetakan eksportir baru di Indonesia secara maksimal,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Lepas Ekspor UKM Yogyakarta, Zulkifli Hasan: Kemendag Komitmen Dorong UKM Tingkatkan Ekspor
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi
-
99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!
-
Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026