Suara.com - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menerima penghargaan dalam kategori "The Excellent Performance Multifinance Company Asset Rp5 Trillion->Rp10 Trillion" pada ajang Non-Bank Financial Award 2024. Penghargaan ini diberikan berkat upaya perusahaan dalam meningkatkan pembiayaan di segmen konsumer.
Penetapan penghargaan ini didasarkan pada hasil penilaian laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik selama dua tahun berturut-turut, yaitu laporan keuangan tahun 2022-2023.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyatakan bahwa fokus utama BRI Finance pada peningkatan pembiayaan di segmen konsumer telah memberikan kontribusi signifikan terhadap total pendapatan di tahun 2023. Wahyudi menyampaikan hal ini dalam sebuah pernyataan di Jakarta, pada hari Senin.
Perusahaan mencatat bahwa pada tahun lalu, BRI Finance berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp101,89 miliar, yang naik sebesar Rp18,05 miliar atau 21,53 persen dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pendapatan yang mencapai Rp1,24 triliun, meningkat 38,98 persen dari tahun sebelumnya, didukung oleh pertumbuhan dalam portofolio pembiayaan yang mencapai 19,40 persen year-on-year (yoy) dari Rp6,49 triliun pada 2022 menjadi Rp7,75 triliun pada 2023.
Selain itu, BRI Finance juga mencatatkan peningkatan signifikan dalam aset, yang meningkat sebesar 27,72 persen dari Rp7,33 triliun per 31 Desember 2022 menjadi Rp9,06 triliun hingga 31 Desember 2023.
Wahyudi juga menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan bukti komitmen perusahaan untuk memberikan layanan terbaik dan berkontribusi positif terhadap perkembangan industri pembiayaan nasional. Ke depan, perusahaan akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat sistem tata kelola untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan optimal.
"Kami bangga dengan pencapaian yang telah diraih pada tahun 2023. Ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat serta strategi bisnis yang tepat dalam menghadapi tantangan pasar," ujar Wahyudi.
Wahyudi juga menambahkan bahwa penghargaan ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengoptimalkan tren pemulihan ekonomi di tengah ketidakpastian. Dengan pencapaian ini, perusahaan optimis dapat terus tumbuh dan mengoptimalkan pasar pembiayaan yang kian membaik pada tahun ini melalui berbagai inovasi dan peningkatan kualitas layanan guna memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat Indonesia.
"Upaya kami menjaga pertumbuhan yang positif dan konsisten tentunya untuk merealisasikan visi perusahaan menjadi perusahaan pembiayaan terdepan dengan layanan terintegrasi," tambahnya.
Baca Juga: Punya Mimpi Punya Mobil Baru? KKB BRI Finance Jawabannya!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026