Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 32.064 pekerja Indonesia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Semester I 2024 atau kurun waktu Januari hingga Juni 2024.
Berdasarkan laporan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, PHK paling banyak di setengah tahun 2024 terjadi di Jakarta dengan jumlah 7.469 pekerja yang terdampak.
Jumlah ini bertambah signifikan sebesar 6.786 orang atau 994% dibandingkan periode yang sama tahun 2023 dimana ada 683 orang terkena PHK.
Lalu daerah kedua dengan kasus PHK terbanyak ialah Banten yang secara total ada 6.135 orang terkena PHK sepanjang Semester I 2024. Jumlah ini naik 994 orang atau 19,33% dari periode yang sama tahun 2023 dimana ada 5.141 orang terkena PHK.
Jika diurut dari jumlahnya, lima provinsi dengan kenaikan kasus PHK terbanyak ialah Jakarta (6.786 orang), Bangka Belitung (1.489 orang), Banten (994 orang), dan Sumatera Utara (465 orang).
Dari peningkatan persentase, provinsi yang mengalami kenaikan terbesar adalah Bangka Belitung (3.918%), Aceh (1.745%), Jakarta (994%), Sumatera Utara (628%), dan Sulawesi Tenggara.
Secara rinci, berikut 10 provinsi dengan jumlah kasus PHK tertinggi sepanjang Januari-Juni 2024:
- Jakarta berjumlah 7.469 orang
- Banten berjumlah 6.135 orang
- Jawa Barat berjumlah 5.155 orang
- Jawa Tengah berjumlah 4.275 orang
- Sulawesi Tengah berjumlah 1.812 orang
- Bangka Belitung berjumlah 1.527 orang
- Riau berjumlah 833 orang
- Jawa Timur berjumlah 819 orang
- Kalimantan Barat berjumlah 785 orang
- Sumatera Utara berjumlah 539 orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Rosan Roeslani Tegas Bantah: Tak Ada Rencana Rombak Direksi dan Komisaris Bank Himbara
-
BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham
-
Pendampingan PNM Dirasakan Langsung oleh Perempuan Pesisir Kaltim
-
Kampanye Judi Pasti Rugi Makin Masif, Transaksi Judol Anjlok 57 persen
-
Purbaya Bantah Bos BEI dan OJK Ramai-ramai Mundur Gegara Prabowo Marah
-
Saham-saham Milik Konglomerat Terancam Aturan Free Float, Potensi Delisting?
-
Purbaya Pede IHSG Tak Lagi Kebakaran Senin Depan Meski Petinggi BEI dan OJK Mundur
-
Tak Hanya Danantara, Lembaga Keuangan Asing Bisa Jadi Pemegang Saham BEI
-
Pasar Modal Diguncang Mundurnya Pejabat OJK, IHSG Rawan Tekanan Jual
-
Harga BBM Turun di Semua SPBU Pertamina, Vivo, Shell dan BP